Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Merasa Difitnah, Pangeran Harry Tuntut Penerbit Mail on Sunday

Susi Susanti , Jurnalis-Selasa, 08 Desember 2020 |15:37 WIB
Merasa Difitnah, Pangeran Harry Tuntut Penerbit Mail on Sunday
Pangeran Harry (foto: Skynews)
A
A
A

INGGRIS - Pangeran Harry akan menuntut penerbit Mail on Sunday atas artikel berita yang dianggap memfitnah. Bersama sang istri, Duchess of Sussex Meghan Markle, keduanya sepakat mengambul tindakan hukum terhadap surat kabar tersebut.

Firma hukum Schillings, yang mewakili Duke of Sussex dan istrinya Meghan, Duchess of Sussex, mengajukan gugatan terhadap Associated Newspapers Limited (ANL) pada akhir November lalu.

Gugatan itu terkait dengan artikel yang diterbitkan pada Oktober lalu. Artikel itu menyatakan Pangeran Harry tidak pernah berhubungan dengan Royal Marines sejak mundur dari pekerjaan kerajaan pada Maret lalu.

Dikutip Sky News, tuntutan yang menguraikan kasus tersebut diharapkan dipublikasikan dalam beberapa minggu ke depan

Sebelumnya, The Duchess of Sussex juga sudah melakukan tindakan hukum terhadap ANL, yang juga menerbitkan Daily Mail dan MailOnline.

Gugatan ini terkait dengan artikel yang muncul di Mail on Sunday yang mereproduksi bagian dari surat tulisan tangan yang dikirim oleh Meghan kepada ayahnya Thomas Markle pada Agustus 2018.

Markle menuntut ganti rugi atas dugaan penyalahgunaan informasi pribadi, pelanggaran hak cipta, dan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data.

Persidangan untuk kasus ini ditunda dari Januari 2021 hingga musim gugur karena alasan rahasia. Harry juga sempat menuntut beberapa penerbit yang berbeda terkait masalah peretasan telepon.

Dia menggugat News Group Newspapers, pemilik The Sun dan News of the World serta Mirror Group Newspapers, penerbit Daily and Sunday Mirror.

Seperti diketahui, ketika Harry meninggalkan kehidupan sebagai bangsawan senior, Duke of Sussex juga melepaskan gelar militer kehormatannya. Ini termasuk perannya sebagai Kapten Jenderal Angkatan Laut Kerajaan, Komandan Angkatan Udara Kehormatan dari Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Honington, dan Kepala Komodor Kehormatan Kapal Kecil dan Penyelaman Komando Angkatan Laut Kerajaan.

Duke telah menghabiskan satu dekade bertugas di angkatan bersenjata, dan mengambil bagian dalam dua tur garis depan ke Afghanistan.

(Amril Amarullah (Okezone))

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement