Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

UAS Sebut Penangkapan Tokoh FPI Pekanbaru Melukai Rasa Keadilan

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Selasa, 08 Desember 2020 |17:51 WIB
UAS Sebut Penangkapan Tokoh FPI Pekanbaru Melukai Rasa Keadilan
Ustadz Abdul Somad (UAS). (Foto: Okezone.com)
A
A
A

PEKANBARU - Sejumlah tokoh agama Islam, termasuk Ustadz Abdul Somad (UAS) mengeluarkan sikap atas penangkapan sejumlah tokoh Front Pembela Islam (FPI) di Pekanbaru, Riau oleh polisi beberapa waktu lalu.

Sikap itu setelah UAS bersama sejumlah tokoh agama di Riau melakukan pertemuan di salah Masjid di Pekanbaru. UAS juga menyatakan sikapnya atas kondisi kekinian termasuk masalah Habib Rizieq.

"Sikap UAS dan tokoh agama terkait banyak hal juga diwujudkan dengan tanda tangan bersama," kata Tatang Yudiansyah, yang sering mendampingi UAS, Selasa (8/12/2020).

Dalam peranyataan tertulis yang diterima, UAS dan tokoh lainnya menyoroti penangakapan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Pekanbaru, Muhammad Al Husni Thamrin bersama anggotanya Muhammad Nur Fajril oleh Polresta Pekanbaru.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran paksa deklarasi Ormas di halaman kantor Gubernur Riau. Ormas tersebut deklarasi menolak kedatangan Habib Rizieq Shihab ke Riau.

Dalam pertanyaan disebutkan, pertama bahwa berdasarkan Syariat Islam, adat istiadat budaya Melayu dan perundang-undangan, tidak ada alasan untuk menolak kedatangan Habib Rizieq ke Riau.

Baca juga: UAS Soroti Penembakan 6 Laskar FPI: Komnas HAM Harus Mengusut Tuntas!

Kedua, mengecam pencatutan namaa tokoh dan organisasi dalam aksi penolakan Habib Rizieq di Riau pada 23 November 2020. Aksi tersebut dinilai telah menimbulkan kegaduhan dan adu domba antarelemen masyarakat.

Ketiga, penahanan dua anggota FPI itu dianggap melukai rasa keadilan. "Penegakan hukum terasa sangat tumpul ke atas dan amat tajam ke bawah," tulis pernyataan tersebut.

Keempat, UAS dan yang lainnya menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk tetap mengokohkan persatuan, meluruskan barisan dan selalu berada dalam satu komando ulama.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement