Pemenang Pilkada Jangan Sombong, yang Kalah Jangan Iri

Kuntadi, Koran SI · Rabu 09 Desember 2020 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 08 510 2324138 pemenang-pilkada-jangan-sombong-yang-kalah-jangan-iri-kw4tpicLV8.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

YOGYAKARTA – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X meminta masyarakat di Kabupaten Sleman, Bantul dan Gunungkidul untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2020 yang dilaksanakan serentak Rabu (9/12/2020). Pasangan calon (paslon) yang menang tidak boleh sombong, sedangkan yang kalah tidak boleh iri.

“Harapan saya masyarakat tetap bisa meluangkan waktu menggunakan hak pilihnya,” kata Sultan kepada wartawan di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (8/12/2020).

Selama proses coblosan sampai dengan perhitungan, masyarakat diminta untuk menjaga ketertiban. Mereka harus bisa membagi waktu, agar tidak terjadi penumpukan massa di tempat pemungutan suara (TPS). Protokol harus dilaksanakan dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

“Protokol kesehatan harus dilaksanakan, jaga jarak itu penting,” ujar Sultan.

Sultan juga meminta paslon dan tim pendukungnya untuk bijaksana. Mereka harus sportif dan bisa menghargai pilihan rakyatnya dari proses sampai dengan pehitungan. Ketika nanti diketahui hasilnya yang menang untuk tidak sombong. Begitu juga yang kalah agar tidak perlu iri.

“Yang menang jangan sombong, yang kalah jangan iri. Ini proses demokratisasi menghargai pilihan masyarakat,” kata Sultan.

Pilkada serentak 2020 di DIY, dilaksanakan di tiga kabupaten. Di Kabupaten Bantul hanya diikuti dua pasangan calon sedangkan di Sleman ada tiga pasangan calon. Sedangkan di Kabupaten Gunungkidul diikuti empat pasangan calon. Para pasangan calon telah melaksanakan kampanye sesuai atura KPU dan dilakukan pengawasan oleh Bawaslu.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini