Baca Juga : KPK Ingatkan Kepala Daerah Terpilih Tak Manfaatkan Jabatannya
Tito pun secara tegas melarang adanya kegiatan deklarasi dan arak-arakan. Dia meminta semua pihak menunggu hasil resmi dari KPU.
“Jadi tidak boleh euforia, tidak ada deklarasi, tidak ada konvoi-konvoi, tidak ada arak-arakan,” tegasnya
“Kemudian kita tunggu saja hasil resmi dari KPU. Kita tunggu hasil resmi dari otoritas yang berwenang. Exit polling, quick count, itu bisa menjadi indikator tapi bukan penentu. Penentunya adalah hasil penghitungan suara resmi dari otoritas resmi yaitu jajaran KPU,” pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)