Habib Rizieq Kembali Mangkir, Polisi: Alasan Kelelahan!

MNC Media, · Kamis 10 Desember 2020 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 10 525 2325091 habib-rizieq-kembali-mangkir-polisi-alasan-kelelahan-2J8Qau1pjU.jpg Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi Chaniago, Foto: Sindonews

BANDUNG – Polda Jawa Barat memastikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mangkir menjalani agenda pemeriksaan pertama di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jabar, Kamis (10/12/2020).

Sebelumnya, Habib Rizieq juga tidak hadir dalam panggilan di Polda Metro Jaya terkait kerumunan massa di Jakarta.

(Baca juga: Bareskrim Periksa Saksi Mata Penembakan 6 Laskar FPI)

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Chaniago mengatakan, hal ini berdasarkan keterangan dari kuasa hukumnya. Absennya Habib Rizieq dalam pemeriksaan terkait kasus kerumunan massa pendukungnya di Megamendung, Kabupaten Bogor itu dikarenakan yang bersangkutan masih kelelahan.

(Baca juga: #KeadilanUntukUmatIslam Menggema di Medsos, Netizen: Selamat Jalan Syuhada!)

"Sampai saat ini yang bersangkutan belum datang, tapi pengacara dari yang bersangkutan sudah datang dan menyampaikan kepada penyidik dalam bentuk surat bahwa bapak HRS tidak bisa hadir dengan alasan masih kelelahan," ungkap Erdi di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung.

Dengan absennya Habib Rizieq dalam agenda pemeriksaan terkait kasus yang kini sudah dalam tahap penyidikan itu, lanjut Erdi, pihak penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrium) Polda Jabar akan melayangkan surat panggilan kedua kepada Habib Rizieq.

Namun dia belum bisa memastikan kapan panggilan kedua terhadap Habib Rizieq dilakukan. Menurut dia, pihak penyidik pun belum menentukan jadwal pemeriksaan kedua itu.

"Penyidik akan membuat rencana selanjutnya, yaitu pemanggilan kedua, tapi masalah waktu belum ditentukan. Jadi intinya, hari ini Bapak HRS tidak bisa datang ke Polda Jabar untuk diminta keterangan dengan alasan masih kelelahan," katanya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini