“Banyaknya orang yang kehilangan pekerjaan di masa pendemi sangat berpengaruh pada ketahanan pangan, ketahanan imunitas. Jangan lupa bahwa stres itu faktor risiko dari hipertensi,” katanya.
Pada kesempatan sama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, penyakit tidak menular dipengaruhi oleh pola hidup masyarakat. Pergeseran pola hidup di masyarakat akan memengaruhi perubahan dalam pola penyakit. “Saat ini telah terjadi perubahan pola penyakit di mana kejadian penyakit tidak menular semakin meningkat,” ucapnya.
Namun, Terawan menekankan bahwa penyakit ini dapat dicegah dan dideteksi sejak awal, apabila individu memahami dan mengetahui apa yang dapat dilakukan secara mandiri. Adapun risiko terjadinya penyakit tidak menular sangat dipengaruhi pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, merokok, dan stres.
Guna menghindari penyakit tidak menular perlu dilakukan berbagai pendekatan dalam rangka pencegahan, yaitu melalui berbagai upaya promosi kesehatan serta deteksi dini penyakit tidak menular. Perempuan, kata Terawan, menjadi pemegang peran penting untuk memantau kesehatan keluarganya, terutama agar orang dengan penyakit tidak menular tidak terpapar Covid-19 .
“Peran organisasi perempuan adalah salah satu unsur pendukung dalam keberhasilan program kesehatan. Perempuan adalah pemegang peran penting dalam memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan keluarga. Diharapkan perempuan dapat menjadi agen perubahan untuk keluarganya sehingga gaya hidup sehat dapat diterapkan sedini mungkin dalam lingkup keluarga dan lingkungan,” imbau Terawan. (CM)
(Yaomi Suhayatmi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.