Polres Bener Meriah dan Tim Forensik RSUD Evakuasi Mayat yang Dikubur dalam Septic Tank

Yusradi, iNews · Jum'at 11 Desember 2020 16:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 11 608 2325966 polda-bener-meriah-dan-tim-forensik-rsud-evakuasi-mayat-yang-dikubur-dalam-septic-tank-7SZ7hB3Rqc.png Warga menyaksikan penggalian mayat dalam septic tank. (Foto: Yusradi)

BENER MERIAH - Polres Bener Meriah bersama ahli forensik Rumah Sakit Umum Daera (RSUD) Zainal Abidin Banda Aceh mengevakuasi mayat korban pembunuhan yang ditanam dalam septic tank di Bener Meriah. Selain keluarga, evakuasi mayat korban juga disaksikan oleh ratusan warga yang memadati lokasi kejadian.

(Baca juga: Sadis! Pria Ini Dibunuh Teman Dekat, Mayatnya Dikubur di Septic Tank)

Taufik Suryadi, ahli forensik Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh yang terlibat dalam penggalian mayat tersebut mengatakan, mayat korban saat dievakuasi dari kedalaman 2 meter. Korban sudah tidak utuh dan sudak tidak dikenal lagi.

“Saat diambil kondisi mayat dalam keadaan dibungkus dengan seliut tebal. Kondisi mayat saat dievakuasi terlihat terlungkup dan dibungkus dengan selimut tebal,” katat Taufik, Juamt (11/12/2020).

Mayat tersebut, lanjutnya, akan dibawa ke Rumah Sakit Daerah Munyang Kute untuk dilakukan indentifikasi mendalam, termasuk mencari penyebab utama kematian korban serta mencocokan DNA mayat yang diduga Darwinto Sihotang dengan keluarga Darwinto Dihotang.

(Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Aceh, Kubur Korban dalam Septic Tank)

Sementara itu Fajar Sihotang, adik Darwinto Sihotang mengatakan, dirinya belum memastikan jenazah akan dikebumikan di kampung halamannya di Sumatra Utara atau di Bener Meriah. “Kami hanya berharap agar pelaku dihukum seberat-beratnya,” kata Fajar.

Seperti diebritakan, kasus ini terungkap setelah adanya laporan kehilangan warga pada 25 November lalu. Atas dasar laporan itu, polisi melakukan menyelidikan dan jasad korban ditemukan terkubur dalam lubang sedalam dua meter bekas septic tank.

Persisnya di belakang rumah orang tua tersangka di Kampung Pondok Gajah Bandar Kabupaten Bener Meriah. Berdasarkan hasil peyelidikan serta keterangan saksi saksi polisi mengamankan IS yang merupakan teman dekat korban. (Don)

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini