Cerita Wali Kota Malang Kritis Akibat Covid-19, Terbayang Mau Meninggal

Avirista Midaada, Okezone · Senin 14 Desember 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 519 2327373 cerita-wali-kota-malang-kritis-akibat-covid-19-terbayang-mau-meninggal-etuyJTrufW.jpg Walkot Malang, Sutiaji. (Foto: Okezone.com/Avirista)

KOTA MALANG - Wali Kota Malang Sutiaji mengaku sempat terbayang meninggal dunia, saat dirinya terpapar Covid-19. Bayangan buruk itu muncul karena dirinya sempat memasuki fase kritis.

"Saya ini termasuk orang yang bergejala dan miris. Jadi sempat menyentuh ke jantung saya, jadi ada flek, kemudian jantung saya ini agak lembek atau membengkak, sehingga napasnya tersengal-sengal," ujar Wali Kota Malang Sutiaji usai sembuh dari Covid-19, Senin (14/12/2020).

Pria kelahiran Lamongan ini mengaku sempat bermimpi didatangi orangtua dan neneknya yang telah meninggal dunia. Di sana ia bahkan memiliki firasat akan meninggal dunia, namun Sutiaji mencoba untuk optimis bisa sembuh dari Covid-19.

Sutiaji.

"Saya (bermimpi) ditemui orang tua saya, nenek saya, dalam tidur itu seperti datang semua. Tapi saya (berusaha) bagaimana supaya kami kuat, ada yang 76 tahun dia berhasil, saya juga harus berhasil, dan saya melewati masa kritis," terangnya.

Baca juga: Wali Kota dan Sekda Malang Sembuh dari Covid-19

Setelah itu Sutiaji mengaku langsung memperbanyak minum vitamin dan minum probiotik. Dirinya pun menyebut meminum hampir 21 jenis obat-obatan agar keluar dari fase kritis saat terpapar Covid-19. Tak lupa, ia juga terus memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, agar imunitas dirinya terus meningkat.

"Tapi imun tetap, happy, kemudian kami minum probiotik. Saya sampaikan dengan minum probiotik, baik itu dari manapun, ramuan apapun, yang penting saya minum, supaya imun kami bisa kuat. Obat macamnya banyak, 21 kalau sekali makan," ucap dia.

Sebagai informasi, Sutiaji sempat terkonfirmasi positif Covid-19. Namun dirinya dinyatakan sembuh pada Senin 7 Desember 2020. Sutiaji sendiri mengumumkan positif Covid-19 pada Selasa 1 Desember 2020 melalui akun Instagram pribadinya.

Selain Sutiaji, istri dan anak pertamanya juga ikut terkonfirmasi positif Covid-19. Ketiganya menjalani isolasi mandiri di rumah dinas wali kota dengan pengawasan langsung petugas kesehatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini