Kasus HIV/AIDS di Kota Cirebon Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Fathnur Rohman, Okezone · Senin 14 Desember 2020 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 14 525 2327269 kasus-hiv-aids-di-kota-cirebon-meningkat-selama-pandemi-covid-19-e1UShj0vW2.jpg Ilustrasi (Foto : Everydayhealth)

CIREBON - Kasus HIV/AIDS di Kota Cirebon, Jawa Barat, jumlahnya meningkat selama pandemi virus corona (Covid-19).

Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati menjelaskan, selama Januari hingga Oktober 2020, tercatat ada sebanyak 267 kasus HIV baru yang ditemukan di Kota Cirebon. Sehingga, di Kota Cirebon secara kumulatif jumlah ODHA mencapai 1.582 orang.

Menurut Eti, peningkatan kasus baru HIV di Kota Cirebon disebabkan oleh semakin banyaknya masyarakat, yang mau melakukan Voluntary Counseling and Testing (VCT).

"Sepanjang 2020 hingga Oktober, tercatat sebanyak 267 kasus HIV baru yang ditemukan di Kota Cirebon. Sedangkan secara kumulatif, data kasus yang ditemukan di Kota Cirebon hingga Oktober 2020 tercatat sebanyak 1.582 orang," kata Eti dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Senin (14/12/2020).

Lebih lanjut, Eti memastikan, pihaknya sudah melakukn berbagai upaya untuk melakukan penanganan terkait kasus HIV/AIDS di Kota Cirebon. Salah satunya, dengan melakukan tes HIV pada populasi umum dan populasi yang berisiko di 22 puskesmas di Kota Cirebon.

Tidak hanya itu, sambung dia, pihaknya telah menyiapkan pengobatan untuk ODHA di RSD Gunung Jati. Bahkan, ada juga pendampingan bagi orang yang terdampak HIV/AIDS.

"KPA Kota Cirebon juga telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS," ujar Eti.

Baca Juga : Munarman: Habib Rizieq Alhamdulillah Tetap Bercanda di Dalam Sel

Dia menambahkan, perlu adanya dukungan, komitmen, komunikasi, koordinasi serta kolaborasi dengan berbagai pihak, untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS di Kota Cirebon. Bilah hal tersebut tidak dilakukan, maka upaya pencegahan HIV/AIDS akan sangat sulit.

"Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan. Baik dukungan sumber daya manusia, peningkatan akses masyarakat pada layanan HIV, hingga penyebarluasan informasi hingga ke tingkat kelurahan juga perlu dilakukan," ucap Eti.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini