Bangunan Ini Disebut Rumah Paling Kesepian di Dunia, Begini Kisahnya

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 18 Desember 2020 05:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 17 18 2329566 bangunan-ini-disebut-rumah-paling-kesepian-di-dunia-begini-kisahnya-dJq53XhYui.jpg Foto: Wikimedia Commons.

FOTO-foto yang menampilkan sebuah rumah putih berdiri sendirian di sisi bukit hijau, di pulau kecil terpencil yang dikelilingi oleh lautan telah beredar di internet selama bertahun-tahun. Foto tersebut membuat rumah itu mendapat gelar sebagai “rumah paling kesepian di dunia”.

Kepulauan Vestmannaeyjar terdiri dari sekelompok pulau kecil di lepas pantai selatan Islandia. Elliðaey (atau Ellirey) adalah pulau yang terletak paling ujung timur laut dari pulau-pulau tersebut, dan rumah bagi salah satu rumah paling ikonik, yang berdiri sendirian di padang rumput landai.

BACA JUGA: Begini Penampakan Pohon Paling Kesepian di Dunia, Sudah Ada Sejak Zaman Dinosaurus

Meski memiliki pemandangan yang indah, Pulau Ellirey tetap tidak berpenghuni sejak 1930-an, yang membuat keberadaan bangunan soliter, yang tampak terawat baik itu semakin membingungkan.

Selama bertahun-tahun, rumor dan teori tentang rumah kesepian di Pulau Ellirey, telah beredar di internet.

Ada teori yang mengatakan bahwa rumah itu dibangun oleh seorang pengusaha eksentrik sebagai tempat perlindungan jika terjadi serangan zombie, atau teori yang menduga bangunan itu adalah milik kelompok fanatik agama. Bahkan penyanyi terkenal Islandia, Bjork pernah dikabarkan memiliki tempat peristirahatan Ellirey dan bahkan sedang bernegosiasi dengan pihak berwenang untuk membeli pulau tersebut.

BACA JUGA: Trevor, Bebek Paling Kesepian Dunia Mati di Negara Pulau Kecil di Pasifik

Tak satu pun dari teori tersebut yang benar, karena kisah nyata tentang rumah paling kesepian di dunia itu ternyata tidak terlalu fantantis, demikian dilansir dari Oddity Central.

Bangunan itu sebenarnya hanya sebuah pondok berburu yang dibangun pada 1950-an oleh Asosiasi Berburu Ellirey. Anggota asosiasi tersebut menggunakan rumah itu saat mereka datang ke pulau untuk berburu burung puffin. Tidak jelas bagaimana pulau itu bahkan memiliki asosiasi berburu, mengingat bahkan tidak ada yang tinggal di sana, tapi begitulah yang terjadi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini