Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Penembakan Laskar FPI, Refly Harun: Tak Ada yang Namanya Negosiasi

Kiswondari , Jurnalis-Kamis, 17 Desember 2020 |21:53 WIB
Soal Penembakan Laskar FPI, Refly Harun: Tak Ada yang Namanya Negosiasi
Refly Harun (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun memiliki dua pandangan terkait insiden penembakan 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek pada 7 Desember lalu. Yakni, pandangan hukum dan nonhukum. Namun intinya, Refly meminta agar kasus ini diinvestigasi secara terang benderang. 

“Kalau terkait dengan penembakan enam Laskar FPI di jalan tol itu adalah masalah hukum dan harus betul-betul diinvestigasi, diungkap seterang-terangnya siapa aktor yang bertanggung jawab mulai dari yang melakukan sampai yang menyuruh lakukan,” kata Refly dalam konferensi pers bersama Amien Rais dan tokoh lainnya di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Baca Juga: Jelang Aksi 1812, Denny Siregar Berkicau Anggota FPI Bawa Sajam dan Busur Panah

Refly menegaskan, jangan sampai ada negosiasi dalam pengungkapan kasus tersebut. Dan jika memang ada pelanggaran hak asasi manusia (HAM), tidak boleh pihak yang bersalah dibiarkan lepas dan tidak ada keadilan.

“Itu memang tidak ada yang namanya negosiasi, karena kalau itu dikategorikan sebagai pelanggaran HAM, tidak boleh go unpunishment, tidak boleh dibiarkan tanpa keadilan jadi bring to justice,” tegasnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement