PURWAKARTA – Pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menuntut tanggung jawab Menko Polhukam Mahfud MD terkait kerumunan penjemputan Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Kabupaten Tangerang, Banten berpolemik. Banser Jawa Barat bereaksi dan menilai penyataan Emil menambah kegaduhan.
Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Serbaguna (Satkorwil Banser) Jawa Barat mengingatkan Ridwan Kamil untuk fokus mengurus warga Jawa Barat. Terutama dalam penanganan Covid 19 yang semakin tidak terkendali.
Faktanya, berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid 19 pada Rabu kemarin, Jawa Barat menempatkan penambahan tertinggi sebanyak 1.434 kasus baru. Demikian pula, zona merah di Jabar meningkat menjadi delapan daerah. Sehingga tingkat risiko penularan yang dihadapi masyarakat cukup tinggi.
“Daripada bikin gaduh masyarakat, lebih baik Emil bekerja ngurus masyarakat Jabar dengan serius. Sikap dan pernyataan demikian hanya mengganggu stabilitas yang sedang fokus diatasi oleh pemerintah pusat,” kata Komandan Banser Jabar, Yudi Nurcahyadi, Kamis (17/12/2020).
Baca Juga: Ridwan Kamil vs Mahfud MD, Elite Kekuasaan Diingatkan Tak Buat Pernyataan Multitafsir
Dia mengatakan, pemeriksaan Gubernur Jawa Barat terkait kerumunan di Megamendung adalah hal yang semestinya dilakukan oleh aparat berwajib. Karena kejadian tersebut ada di wilayah Jabar dan Emil sebagai penanggunjawab Gugus Tugas Covid-19 di Jabar.
"Emil tidak perlu cengeng menyalahkan pihak pihak lain. Itulah risiko yang harus ditanggung oleh dirinya sebagai Gubernur. Masa komandan Satkorwil Banser yang harus tanggung jawab. Kan lucu, nanti diketawain kepala daerah lain. Aya aya wae (ada-ada saja),” ujarnya
Menurutnya, tidak ada yang salah dengan pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD soal penjemputan HRS. Diperbolehkan dengan catatan tertib dan mematuhi protokol kesehatan. Sangatlah jelas, soal pelanggaran yang dilakukan para penjemput, ya berarti mereka tidak mengindahkan imbauan tersebut.
Baca Juga: Mahfud MD Nyatakan Siap Tanggung Jawab Terkait Kerumunan Megamendung, Ini Respons RK