JAKARTA – Polisi meminta massa aksi 1812 bela Habib Rizieq agar segera bubar. Polisi beralasan, kerumuman massa tersebut dapat menimbulkan klaster baru Covid-19.
(Baca juga: Pembawa Sajam di Polres Jaksel Ternyata Ketua Pecinta Habib Bahar)
Pantauan Okezone di lokasi, ribuan massa peserta aksi sudah memadati patung kuda dan sekitarnya. Massa meminta agar polisi membebaskan Habib Rizieq.

“Kami ingatkan pandemi Covid di Jakarta masih cukup tinggi. Jangan ada kerumunan di daerah Jakarta silahkan kembali silahkan untuk bubar,” ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto, Jumat (18/12/2020).