Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Libur Nataru, Moeldoko: Siapkan Berbagai Skenario Kurangi Kepadatan!

Fahreza Rizky , Jurnalis-Rabu, 23 Desember 2020 |16:41 WIB
Libur Nataru, Moeldoko: Siapkan Berbagai Skenario Kurangi Kepadatan!
KSP Moeldoko (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menegaskan tidak boleh ada penumpukkan orang dan kendaraan pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Ia meminta seluruh sektor yang terlibat dalam itu bekerja lebih keras dari biasanya. Tujuannya untuk memastikan agar warga menjaga protokol kesehatan.

“Tidak boleh ada penumpukan orang dan kendaraan. Jangan ada kerumunan dan kemacetan lalu lintas. Siapkan berbagai skenario dan mitigasi untuk mengurai kepadatan di setiap titik tanpa terkecuali,” ujar Moeldoko saat membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektor Libur Natal dan Tahun Baru 2021 secara daring dari Gedung Bina Graha di Jakarta, Rabu (23/12/2020).

Larangan berkerumun sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 3 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Nataru dalam Masa Pandemi Covid-19. Moeldoko pun meminta semua pihak untuk mengantisipasi pergerakan orang selama masa libur Nataru, khususnya pada titik-titik kritis, kemacetan lalu lintas dan titik rawan kerumunan orang.

“Misalnya dengan rekayasa lalu lintas serta sistem buka-tutup jalan dan rest area,” tambah Moeldoko.

Rapat koordinasi dihadiri Deputi I KSP Febry C Tetelepta, Deputi IV KSP Juri Ardiantoro dan Deputi V KSP Jaleswari Pramodawardhani. Selain itu hadir secara online dari Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian ESDM, Korlantas Polri, BUMN sektor transportasi dan infrastruktur serta sejumlah Pemerintah Daerah. Rapat tersebut untuk memastikan sejumlah sektor bekerja optimal termasuk kecukupan energi serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement