Meski begitu, ia tetap menginstruksikan jajaran Dinas Perhubungan dan Kepolisian untuk masif melakukan tes cepat atau rapid test antigen secara random terhadap wisatawan. Hal itu dilakukan dalam upaya pencegahan dini penularan Covid-19.
"Makin sedikit orang yang keluar berekreasi, pulang kampung, makin bagus kita menangani Covid-19 ini dengan suatu kondisi yang baik," tuturnya.
Seperti di Kawasan Puncak Bogor, terdapat satu wisatawan yang reaktif setelah petugas melakukan rapid test antigen secara massal terhadap 100 wisatawan.
"Di puncak ada dua titik (lokasi rapi), di Ciawi satu titik dari 100 cuma satu (reaktif), di sini (Simpang Gadog) praktis tidak ada," kata Budi.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.