SOLO - Pengunjung Taman Satwa Taru (TSTJ) Jurug, Solo, terkejut adanya Rapid Test Antigen yang digelar di kebun Binatang tersebut.
Tak hanya para pengunjung saja yang disasar, Rapid Test Antigen yang digelar Dinas Kesehatan Propinsi (DKK) Jawa Tengah ini pun menyasar pedagang, ojek online yang kebetulan tengah berada dilokasi tersebut.
Baca juga: Hari Ini, 69.325 Orang Suspek Covid-19 di Indonesia
Salah satu tim dokter dari Rumah Sakit Dr. Moewardi, Solo, Ryan Hadi mengatakan, Rapid Test Antigen ini sudah yang kedua digelar. Target jumlah warga yang akan di Rapid Test Antigen sebanyak 100 orang warga. Namun, jumlah warga yang berhasil di Rapid Test Antigen kurang dari target.
"Target 100 orang untuk sehari ini saja. Baru 75 orang yang di Rapid Test Antigen," kata Ryan, Minggu (27/12/2020).
Baca juga: Update Corona 27 Desember 2020: Positif 713.365 Orang, 583.676 Sembuh dan 21.237 Meninggal
Menurutnya, target Rapid Test kedua ini, berbeda dengan yang pertama. Pada Rapid Test Antigen pertama, pada Kamis 24 Desember 2020 lalu, sampling yang berhasil di Rapid Test Antigen sebanyak 50 orang.
"Hari pertama pelaksanaan rapid pertama target ada 50 orang dan hasilnya non reaktif semua," terangnya.
Berbeda dengan pelaksanaan Rapid Test Antigen pertama, dari 50 orang warga, seutuhnya nol terkonfirmasi Covid-19. Namun, pada pelaksanaan Rapid Test Antigen hari kedua, dari 75 orang, ada satu orang warga, terkonfirmasi terpapar Covid-19.
"Yang pertama tidak ada yang terkonfirmasi Covid-19. Tapi pada Rapid Test Antigen kedua ada satu orang terkonfirmasi terpapar Covid-19. Dan berdasarkan KTP, penduduk asli Solo," terangnya.