Namun foto yang diperoleh VRT menunjukkan para penghuni tidak mengenakan masker.
Caeyers mengatakan kepada VRT bahwa kunjungan itu "dibuat dengan niat terbaik, tapi itu salah".
"Ini hari yang sangat kelam bagi panti jompo," katanya.
Tetapi, ahli virus Belgia Marc Van Ranst, dari Universitas KU Leuven mengatakan dia meragukan Santa bisa menyebabkan begitu banyak infeksi. Ventilasi yang buruk kemungkinan besar menjadi penyebabnya meskipun kunjungan tersebut merupakan "ide bodoh".
“Bahkan untuk penyebar super, ini terlalu banyak infeksi sekaligus,” katanya.
Belgia dilanda gelombang kedua virus korona pada Oktober yang membuat sistem kesehatan negara itu kewalahan. Sebagai tanggapan, negara tersebut memberlakukan tindakan penguncian parsial termasuk penutupan toko, bar, dan restoran yang tidak penting.
Sejauh ini Belgia mencatat 637.246 kasus dengan total korban meninggal 19.089.
(Rahman Asmardika)