PRANCIS - Prancis akan mengerahkan 100.000 polisi untuk membubarkan pesta Tahun Baru.
Pemerintah juga memberlakukan jam malam seiring dengan langkah memerangi virus corona.
Pengamanan ekstra ini juga bertujuan untuk menghentikan pembakaran mobil yang sering terjadi pada malam terakhir tahun itu.
Prancis telah mengonfirmasi 2,6 juta kasus Covid-19, total tertinggi kelima di dunia, dan lebih dari 64.000 kematian.
Seperti negara-negara Eropa lainnya, Prancis akan membatalkan semua perayaan Tahun Baru di tengah pandemi.
Menteri Dalam Negeri Gérald Darmanin telah memerintahkan keamanan yang terlihat di pusat kota dan pinggiran kota mulai pukul 20:00, ketika jam malam dimulai.
“Ini akan menjadi penegasan otoritas negara di setiap bagian wilayah nasional,” katanya.
(Baca juga: Perbatasan Filipina Lakukan Lockdown Setelah Covid-19 Varian Baru Ditemukan di Malaysia)
Di Paris, setengah dari jalur metro akan ditutup pada malam hari. Darmanin juga meminta penutupan transportasi umum yang lebih luas di seluruh negeri.
Meskipun kasus corona terus meningkat, dan kekhawatiran Covid-19 jenis baru lebih menular, namun juru bicara pemerintah mengatakan tidak perlu penguncian lokal untuk saat ini.