Prancis Kerahkan 100.000 Polisi untuk Bubarkan Pesta Tahun Baru

Susi Susanti, Koran SI · Kamis 31 Desember 2020 17:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 18 2336998 prancis-kerahkan-100-000-polisi-untuk-bubarkan-pesta-tahun-baru-Q6ePXUH28U.jpg Foto: Reuters

PRANCIS - Prancis akan mengerahkan 100.000 polisi untuk membubarkan pesta Tahun Baru.

Pemerintah juga memberlakukan jam malam seiring dengan langkah memerangi virus corona.

Pengamanan ekstra ini juga bertujuan untuk menghentikan pembakaran mobil yang sering terjadi pada malam terakhir tahun itu.

Prancis telah mengonfirmasi 2,6 juta kasus Covid-19, total tertinggi kelima di dunia, dan lebih dari 64.000 kematian.

Seperti negara-negara Eropa lainnya, Prancis akan membatalkan semua perayaan Tahun Baru di tengah pandemi.

Menteri Dalam Negeri Gérald Darmanin telah memerintahkan keamanan yang terlihat di pusat kota dan pinggiran kota mulai pukul 20:00, ketika jam malam dimulai.

“Ini akan menjadi penegasan otoritas negara di setiap bagian wilayah nasional,” katanya.

(Baca juga: Perbatasan Filipina Lakukan Lockdown Setelah Covid-19 Varian Baru Ditemukan di Malaysia)

Di Paris, setengah dari jalur metro akan ditutup pada malam hari. Darmanin juga meminta penutupan transportasi umum yang lebih luas di seluruh negeri.

Meskipun kasus corona terus meningkat, dan kekhawatiran Covid-19 jenis baru lebih menular, namun juru bicara pemerintah mengatakan tidak perlu penguncian lokal untuk saat ini.

Prancis telah memberlakukan dua penguncian nasional dan bar. Kemudian restoran dan atraksi budaya akan tetap ditutup hingga Januari.

Petugas akan diinstruksikan untuk membubarkan pesta apapun yang dilakukan saat perayaan Tahun Baru, mendenda peserta dan mengidentifikasi penyelenggara.

Sementara itu, patroli akan melakukan pemeriksaan identitas yang sesuai. Pihak keamaan juga akan “menyisir” kendaraan yang dianggap berbahaya dan bisa melawan petugas.

Darmanin juga mendorong toko-toko untuk membatasi atau menghentikan penjualan cairan yang mudah terbakar dalam wadah portabel dan minuman beralkohol yang dapat dibawa pulang.

Dia juga menyarankan agar otoritas lokal tidak mempublikasikan insiden mobil yang dibakar untuk menghindari insiden persaingan antara daerah yang berbeda.

Diketahui, pembakaran mobil secara efektif menjadi acara tahunan di pinggiran Prancis sejak kerusuhan tahun 2005 di Paris dan di tempat lain.

Menurut laporan media, tahun lalu rekor 1.457 mobil dibakar di seluruh Prancis pada Malam Tahun Baru. Sebelumnya, angka tersebut mencapai 1.290.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini