Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

FPI Dibubarkan, Hendropriyono Bilang Masyarakat Merasa Lega

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 31 Desember 2020 |06:24 WIB
FPI Dibubarkan, Hendropriyono Bilang Masyarakat Merasa Lega
AM Hendropriyono (Foto : Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Tanggal 30 Desember 2020, masyarakat Indonesia merasa lega, karena mendapat hadiah berupa kebebasan dari rasa takut yang mencekam selama ini. Kegiatan FPI telah dilarang oleh pemerintah, karena semakin jauh dari kehidupan masyarakat Pancasila yang toleran terhadap perbedaan.

Hal tersebut disampaikann Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara dan Sekolah Tinggi Hukum Militer AM Hendropriyono dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Kamis (31/12/2020).

"Rakyat kini bisa berharap hidup lebih tenang, di alam demokrasi yang bergulir sejak reformasi 1998. Tidak akan ada lagi penggerbekan terhadao orang yang sedang beribadah, terhadap acara pernikahan, melarang mnghormat bendera merah putih, razia di cafe-cafe, mini market, toko-toko obat, warung makan, mal dan lain lain kegiatan yang main hakim sendiri," kata mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini.

Kegiatan kriminal yang terorganisir dengan kedok agama, kata Hendro, kini telah dihentikan pemerintah demi tegaknya hukum sekaligus disiplin sosial. "Hanya dengan disiplin kita bisa mncapai stabilitas, dan hanya dengan stabilitas kita dapat bekerja, untuk mencapai keamanan dan kesejahteraan bersama," ujarnya.

FPI yang berdiri sejak 1998, sambungnya, sudah menjadi keprihatinan dari masyarakat karena sepak terjangnya. "Gus Dur pada 2008 juga pernah ingin membubarkan, setelah kiprah FPI membuatnya geram selama 10 tahun," imbuhnya.

Baca Juga : 12 Tahun Silam, Gus Dur: Pada Waktunya Saya akan Bubarkan FPI

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement