Malam Tahun Baru, Sistem Buka Tutup Diberlakukan di Malioboro

Suharjono, Koran SI · Kamis 31 Desember 2020 23:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 31 510 2337068 malam-tahun-baru-malioboro-diberlakukan-buka-tutup-a5UU9qO7MM.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

YOGYAKARTA - Pemkot Yogyakarta memilih tidak menutup tiga jasans baik Tugu Pal, Jalan Malioboro hingga titik nol kilometer. Namun demikian, akan diberlakukan sistem buka tutup untuk antisipasi kerumunan di malam tahun baru 2021.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Purwadi mengatakan, untuk antisipasi kerumunan di Jalan Malioboro pihaknya menurunkan semua kekuatan. Di antaranya adalah Jogoboro, Satpol PP, Dinas Perhubungan hingga Kepolisian dan TNI. Selain itu, juga konsep buka tutup di jalan Malioboro Bakal diterapkan untuk malam nanti.

"Dengan melakukan buka tutup kawasan malioboro, berarti melakukan pembatasan jumlah yang bisa berada di kawasan tersebut," terangnya ketika dikonfirmasi SindoNews, Kamis (31/12/2020).

Baca Juga: Satgas Covid-19: Sedikit Saja Lengah di Libur Natal dan Tahun Baru, Zona Merah Meningkat

Dijelaskannya, pihaknya juga membatasi per zona. Untuk malam tahun baru bakal dibatasi 300 orang perzona. Kemudian, juga dilakukan pengaturan arus lalu lintas untuk masuk ke kawasan ring 1 Malioboro Yogyakarta, sehingga pada jam tertentu akan ditutup.

"Tidak semua bisa masuk kawasan Malioboro. Kita juga bariskan petugas di setiap titik untuk menghalau kerumunan dan penegakan yustisi prokes Covid-19,"katanya.

Selain itu, Heroe juga memastikan semua toko dan pedagang tutup pada jam 22.00 WIB. Begitu juga dengan ditiadakannya semua kegiatan atau event serta pesta kembang api di kawasan Malioboro, titik nol dsn Tugu Pal putih.

"Harapannya masyarakat bisa merayakan malam pergantian tahun 2021 di rumah atau di lingkungan masing-masing saja," tandasnya.

Baca Juga: Rintik Hujan dan Sunyinya Monas-Bundaran HI Sambut Pergantian Tahun

Sementara, Pemda DIY saat ini meminta semua bupati untuk menegakkan aturan menutup kawasan wisata pada pukul 18.00 WIB. Langkah ini dimaksudkan untuk mengurangi kerumunan yabg rawan penularan Covid-19." surat sudah kita kirimkan dsn kami pantau sudah langsung ditindaklanjuti," tandas Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini