Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral Foto Rekening FPI Diblokir, Ini Penjelasan Pengacara

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 01 Januari 2021 |20:34 WIB
Viral Foto Rekening FPI Diblokir, Ini Penjelasan Pengacara
foto: ist
A
A
A

JAKARTA - Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) Yanuar Aziz angkat bicara terkait pemblokiran rekening bank FPI.Sebelumnya, Okezone memperoleh foto dari rekening FPI di bank syariah yang tidak bisa digunakan. Foto tersebut akhirnya viral di media sosial.

(Baca juga: Anggota FPI Baiat ke ISIS, Habib Rizieq: Haram Satu Peluru Umat Islam Ditujukan ke Saudara Muslimnya!)

"Infonya begitu (diblokir) tapi nanti kita cek untuk pastikan lagi," kata Yanuar saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (1/1/2021).

Masih kata Yanuar, pihaknya belum berkomunikasi dengan bank tersebut, karena saat ini tengah libur tahun baru 2021. "Bank masih libur juga," tandasnya

Seperti diketahui, pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD melarang semua aktivitas FPI. Dengan begitu, segala aktivitas ormas besutan Habib Rizieq itu menjadi terlarang.

"Bahwa FPI sejak tanggal 21 Juni 2019, sebagai organisasi FPI tetap melakukan aktivitas yang melanggar keamanan dan bertentangan dengan hukum," kata Mahfud, Rabu 30 Desember 2020.

Selain itu, pemerintah juga mencabut status hukum FPI. Mahfud melanjutkan, saat ini FPI tidak memiliki legal standing sebagai organisasi di Tanah Air. Oleh sebab itu, semua aktivitas FPI adalah aktivitas terlarang dan tidak mempunyai dasar hukumnya.

"Berdasarkan peraturan perundang-undangan. Pemerintah melarang aktivitas FPI dan akan menghentikan kegiatan FPI karea FPI tidak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun organisasi biasa," pungkasnya.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement