Terdengar 5 Kali Suara Gemuruh dari Puncak Merapi

Suharjono, Koran SI · Sabtu 02 Januari 2021 02:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 02 510 2337505 terdengar-5-kali-suara-gemuruh-dari-puncak-merapi-CnHbnKgjNt.jpeg Gunung Merapi (Foto: BNPB)

YOGYAKARTA - Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dalam dua hari terakhir. Pada Jumat 1 Januari 2021 terdengar lima kali suara gemuruh dari puncak Merapi.

Suara gemuruh tersebut terdengar di pos pengamatan Babadan. Selain itu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) juga mencatat kenaikan kegempaan. Diantaranya adalah gempa guguran hang mencapai 69 kali dalam 18 jam, terhitung mulai pukul 00.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB.

"Kami juga mencatat 287 gempa fase banyak, 91 gempa vulkanik dangkal, gempa hembusan sebanyak 74 kali serta satu kali gempa low frekuensi," terang Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Jumat (1/1/2021).

Baca Juga:  Probabilitas Erupsi Eksplosif Gunung Merapi Kembali Menguat

Dijelaskannya, meskipun terjadi kenaikan aktivitas vulkanik. Namun, hal ini masih fluktuatif. Bahkan, pihaknya belum bisa memastikan kemungkinan erupsi Merapi." Karena probability-nya bisa eksplosif maupun efusif," katanya.

Hanik melanjutkan, untuk status Merapi masih siaga. Pihaknya merekomendasikan jarak aman sampai dengan 5 km dari puncak Merapi harus bebas dari aktivitas manusia. "Namun demikian, kembali kami sampaikan kami belum bisa memprediksi kapan erupsi yang jelas desakan magma ke permukaan itu ada," tandas Hanik.

Baca Juga:  BPPTKG: Aktivitas Gunung Merapi Masih Cukup Tinggi

Sementara hari sebelumnya 31 Desember 2020 dilaporkan dalam 24 jam terdengar 4 kali suara gemuruh guguran. Selain itu, juga dilaporkan 55 kali gempa guguran, 95 kali gempa hembusan, 2 kali gempa low frekuensi, 400 gempa fase banyak dan 120 kali gempa vulkanik dangkal.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini