Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Beragam Jenis Vaksin Covid-19 dan Upaya Mengakhiri Pandemi

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Selasa, 05 Januari 2021 |08:01 WIB
Beragam Jenis Vaksin Covid-19 dan Upaya Mengakhiri Pandemi
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PERUSAHAAN farmasi di dunia sedang berlomba-lomba membuat vaksin Covid-19. Indonesia jadi salah satu negara yang sedang memilah dan memilih vaksin yang aman bagi masyarakat. Vaksin dianggap sebagai unsur penting dalam upaya mengakhiri pandemi yang telah berlangsung sejak awal 2020. 

Lantas sejauh mana perkembangan vaksinisasi di Tanah Air?

Kementerian Kesehatan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI No. HK.01.07/MENKES/9860/2020, telah menetapkan 6 jenis vaksin Covid-19 yang dapat digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi di Indonesia. Keenam vaksin itu merupakan produksi dari PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer Inc. - BioNTech, dan Sinovac Biotech Ltd.

Pada 6 Desember 2020, vaksin Covid-19 Sinovac tiba di Indonesia, setelah menempuh rute penerbangan Beijing-Jakarta. Terdapat sekitar 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 yang akan digunakan untuk program vaksinasi nasional.

Vaksin Covid-19

Selanjutnya pada Kamis 31 Desember 2020, sebanyak 1,8 juta dosis vaksin Sinovac kembali tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Kedatangan vaksin tahap II merupakan lanjutan dari pengadaan vaksin antara pemerintah Indonesia dengan otoritas China. Dengan ketibaan ini, maka sudah ada 3 juta dosis vaksin Sinovac yang diterima Indonesia. 

Meski sudah tiba di Indonesia, vaksin tersebut harus terlebih dahulu lolos uji klinis di Bandung, supaya aman ketika diberikan kepada masyarakat. 

Vaksin juga dicek keamanannya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Selain itu, vaksin baru bisa digunakan jika lolos uji klinis fase III.

Baca juga: Tenaga Kesehatan di Jateng Bakal Divaksin Virus Corona 2 Kali 

Kini, pemerintah mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 yang prosesnya berlangsung hingga Maret 2022. Proses vaksinasi diproyeksikan membutuhkan waktu sekira 15 bulan.

Juru Bicara Vaksin Covid-19 PT Biofarma, Bambang Herianto mengaku optimis setiap daerah akan menerima vaksin Covid-19 dengan kondisi yang baik, karena ini bukan pertama kalinya pemerintah maupun Bio Farma melakukan program vaksinasi secara merata di seluruh Indonesia.

Ia pun memastikan proses pendistribusian vaksin dapat berjalan dengan lancar, karena pihaknya telah menyiapkan skema 'rantai dingin' yang diklaim dapat menjaga kualitas vaksin.

Baca juga: Dalam Sehari, 20.473 Warga DKI Bakal Disuntik Vaksin Covid-19

Setelah didistribusikan, penyuntikan vaksin akan dimulai pada minggu kedua Januari 2021. Pada tahapan awal, penyuntukan diproyeksikan bagi tenaga kesehatan. 

Target Vaksin 

Pemerintah menyatakan, tahap awal vaksinisasi akan menarget kelompok berisiko, yakni tenaga kesehatan, anggota TNI-Polri, serta kelompok pekerja yang berhadapan dengan orang banyak.

"Kelompok berisiko tinggi, yaitu kelompok pekerja, termasuk pedagang pasar, pelayan toko, pramuniaga, dan mereka yang bekerja di sektor-sektor perusahaan industri," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menko PMK Muhadjir Effendy, beberapa waktu lalu. 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement