Pengantin Dapat Hadiah Karangan Bunga Bertuliskan "Nilep Arisan" di Sragen Viral

Sazili Mustofa, Koran SI · Rabu 06 Januari 2021 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 06 340 2339681 pengantin-dapat-hadiah-karangan-bunga-bertuliskan-nilep-arisan-di-sragen-viral-TCeg59NfOT.jpg Karangan bunga hadiah pernikahan untuk penilep uang arisan.(Foto:YouTube)

SRAGEN - Postingan di akun Instagram milik Irene Junitasari (21) tentang foto karangan bunga yang diletakkan di sebuah pernikahan di Sragen, viral di media sosial (medsos).

Hadian karangan bunga tersebut, bertuliskan 'Selamat Menikah Kakaknya Mia Wida, Selamat Menikmati Uang Haram 1M Hasil Nilep Arisan, Kapan Nih Dibayar Shay. Member Arisan By Wida'.

Irene Junitasari mengaku jengkel, karena merasa tertipu dengan arisan bodong. Pengelola arisan tersebut adalah kerabat dari mempelai yang menikah. Dia bergabung dengan arisan tahun lalu. Acara pernikahan tersebut, masih acara pernikahan saudaranya sendiri. "Awalnya, saya ikut arisan karena saudara saya," terang Irene, Selasa (5/1/2021).

Dia menjelaskan, selama ikut arisan uang yang sudah ia keluarkan sekitar Rp17 juta. Tetapi, uang yang digelapkan oleh saudaranya itu mencapai Rp1 miliar. "Uang Rp1 miliar itu dari seluruh anggota, tapi totalnya berapa orang saya enggak tahu," ungkapnya.

Baca Juga: Gara-Gara Kasus Arisan Bodong, Elly Sugigi Didatangi Polisi

Irene merasa ada kejanggalan dengan arisan, saat grup WhatsApp yang berisikan anggota arisan mendadak dikunci. "Setelah grupnya dikunci, semua member yang ada di dalamnya dikeluarkan satu per satu," tutur Irene.

Baca Juga: Tergiur Dapat Puluhan Juta Rupiah, 48 Orang Tertipu Arisan Bodong

Peristiwa itu terjadi pada Agustus 2020. Berawal dari situ, semua anggota arisan mulai khawatir dengan uang yang telah mereka keluarkan. Mereka pun berusaha mencari kejelasan terkait dengan uang yang dibawa si pengelola arisan.

"Kami sudah berkali-kali mendatangi rumahnya dan meminta kejelasan kemana uang kami. Tapi pas di rumahnya jawabannya enggak memuaskan dan terkesan menutupi. Bahkan kami sempat diusir," katanya.

Lantaran tak kunjung mendapat kejelasan, mereka melapor ke Polres Sragen pada November 2020. "Sampai saat ini laporan kami masih terus berjalan," tukasnya. "Setelah viral dan kami lapor polisi, baru si pengelola arisan ini menunjukkan etiket baik," imbuhnya.

Namun bentuk pertanggungjawabnya dinilai tidak memuaskan. "Masak mau mengganti uangnya dengan mencicil Rp20.000. Itu juga tidak ke semua anggota arisan dia bilang begitu," ujarnya.

Merasa jengkel dengan arisan yang tak ada solusinya, member arisan kemudian punya inisiatif mengirim karangan bunga tersebut. Karangan bunga itu dikirim di acara pernikahan adik si penggagas arisan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini