Pesawat MAF Dibakar Kelompok Bersenjata di Papua, Pilot AS Lolos dari Maut

Chanry Andrew S, iNews · Kamis 07 Januari 2021 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 07 340 2340525 pesawat-maf-dibakar-kelompok-bersenjata-di-papua-pilot-as-lolos-dari-maut-NuY00ZGQ5T.jpg Perusahaan MAF (Foto: Chanry Andrew)

PAPUA - Pesawat MAF jenis Twin Otter dengan call sign PK- MAO dilaporkan dibakar sekelompok orang yang diduga kelompok kriminal separatis bersenjata atau yang kerap mengklaim diri mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat di Kampung Pagamba, Distrik Biandoga, pada Rabu 6 Januari 2021. 

Pesawat milik misionaris MAF yang beroperasi untuk melayani masyarakat di wilayah pedalaman itu awalnya ditahan di bandara Kampung Pagamba saat bersiap untuk take off menuju Nabire, Papua. Baca Juga: Prajurit TNI Diserang KKB saat Patroli, 3 Orang Terluka

Sekelompok orang mendatangi pesawat dan hendak menyerang pilot serta penumpang yang berada di dalam pesawat. Namun, pilot serta tujuh orang penumpang berhasil diselamatkan oleh pihak tokoh gereja setempat.

Pilot bernama Alex Lupice berkebangsaan Amerika Serikat (AS) tersebut lolos dari serangan kelompok separatis bersenjata dan berhasil dievakuasi ke kota Nabire, Papua. Kelompok separatis bersenjata kemudian membakar pesawat MAF yang berada di bandara.

Base Manager MAF Nabire, Paul Iswanto yang dikonfirmasi enggan untuk menjelaskan soal peristiwa tersebut. Namun, paul membenarkan telah terjadi pembakaran pesawat milik perusahan MAF tersebut.

Menurut paul, kondisi pilot Alex Lupice dalam kondisi baik. Meski, yang bersangkutan masih dalam kondisi tramuma berat. Saat ini, pilot telah diberangkatkan ke Sentani, Jayapura untuk penanganan medis terkait psikologinya.

Baca Juga:  Polri Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB

Sementara itu, hingga saat ini pihak Polres nabire masih belum dapat memberikan komentar kepada wartawan. Di mana, Wakapolres Nabire Kompol Samuel Tatiratu mengatakan, pihaknya masih menunggu laporan dari pihak reskrim dan intel Polres Nabire yang saat ini telah diturunkan ke lokasi kejadian.

Kelompok kriminal separatis bersenjata yang mengklaim diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka wilayah Kodap VIII Intan Jaya sebelumnya telah mengeluarkan ancaman untuk menyerang seluruh aktivitas penerbangan di wilayah tersebut.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini