Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Langkah Jakarta Tangani Covid-19 Terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar Jawa - Bali

Susi Susanti , Jurnalis-Sabtu, 09 Januari 2021 |10:00 WIB
Langkah Jakarta Tangani Covid-19 Terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar Jawa - Bali
Foto: YouTube Pemprov DKI
A
A
A

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pengendalian Covid-19 di Jakarta harus dilakukan bersama. Karena itu, memetakan masalah menjadi suatu hal yang penting.

Hal ini diungkapkan Anies saat konferensi pers secara virtual langsung dari Balai Kota pada Sabtu (9/1).

Di sini, Anies menjelaskan langkah pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam menindaklanjuti Pembatasan Sosial Berskala Besar Jawa – Bali (PSBB), termasuk di ibukota  yang akan dimulai 11 Januari mendatang.

“Kita semua harus tahu situasi seperti apa. Jadi kita harus sama-sama paham kondisinya sehingga ketika kita mejalani semua langkah kita tahu persis apa yang kita capai insyallah kita bisa capai sama-sama,” terangnya.

Sebelum mengeluarkan keputusan langkah apa yang akan diambil, Anies akan memaparkan terlebih dahulu informasi terkini mengenai Covid-19 yang ada di Jakarta. Menurutnya hal tersebut sangat penting untuk menjadi masukan dalam pembuatan kebijakan ke depan.

(Baca juga: Akun Twitter Donald Trump Diblokir, Roy Suryo: Siapapun Kita Harus Bijak Gunakan Medsos)

Di kesempatan ini, Anies membeberkan beberapa data dan angka penting tentang perkembangan Covid-19 di Jakarta. Dia menyebutkan khusus di Jakarta pada pekan terakhir persentase poistivity rate-nya mencapai 13,3 %. Menurut Anies, baiknya angka ini di bawah 10% dan idelanya di bawah 5%.

Dia menegaskan ini artinya ada usaha serius dari pemerintah setempat dan pihak terkait untuk memotong mata rantai penularan Covid-19. Termasuk mengidentifikasi apakah penderita memiliki riwayat penyakit lain atau komorbid.

(Baca juga: Wagub DKI Sebut Laju Penyebaran Covid-19 Lebih Cepat Dibanding Buat Masker)

Dia juga mencatat saat ini lebih dari 17 ribu kasus aktif terjadi di ibukota. Ini menjadi angka tertinggi kasus aktif yang terjadi selama 9 bulan terakhir.

Seperti diketahui, pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto beberapa waktu lalu mengumumkan untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar Jawa – Bali (PSBB) yang akan dimulai 11 Januari mendatang.

Pembatasan tersebut berlaku untuk daerah-daerah yang memiliki rasio angka kasus di atas rata-rata nasional.

(Susi Susanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement