Membludaknya para pengunjung di Waterboom Lippo Cikarang itu, kata Sukadi, karena pihak pengelola memberikan diskon secara berlebihan. Sehingga animo masyarakat berlebihan.
"Kenapa bisa padat, karena ada diskon gila-gilaan lah tiket masuknya itu yang tadinya Rp95 ribu menjadi Rp10 ribu. Itu lah yang akhirnya bikin orang antusiasi ke waterboom gitu. Dan itu dijualnya lewat online, kita tidak tahu," beber dia.
Selama pademi kapasitas pengunjung memang dibatasi. Namun, karena mereka memberikan diskon secara besar akhirnya yang datang ke waterboom itu lebih dari batasan.
"Selama pandemi ini jadi menurut peraturan bupati katanya 50 persen, jadi yang datang kemarin 2.358," kata Sukadi.
Sukadi melanjutkan, sebetulnya dari peraturan bupati, kegiatan di Waterboom bisa dimaklumi. Hanya saja terjadi kerumunan itu yang kemudian pihaknya membubarkan paksa para pengunjung.