Berduka, Keluarga Pramugari Oke Dhurrotul Jannah Sudah Ikhlas

Antara, · Senin 11 Januari 2021 19:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 11 525 2342714 berduka-keluarga-pramugari-sriwijaya-air-oke-dhurrotul-jannah-sudah-ikhlas-ihEKjOKfO0.jpg Sriwijaya Air (Foto: Antara)

BANDUNG - Duka menyelimuti keluarga Oke Dhurrotul Jannah (23), pramugari yang menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang sebelumnya hilang kontak pada Sabtu 9 Januari 2021 di Perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Perwakilan Keluarga Oke Dhurrotul Jannnah yakni Destri Nurhayati, menuturkan bahwa saat ini orangtua dari Oke sudah berangkat ke Jakarta untuk mencari informasi tentang sepupunya tersebut.

"Ibu Oke sudah menyusul ke sana (Jakarta) jam 18.00 WIB kemarin," kata Destri ketika dihubungi melalui telepon, Senin (11/1/2021).

Oke Dhurrotul Jannah merupakan warga Kampung Manglayang Desa Cihanjuang Rahayu, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Baca Juga: Evakuasi Sriwijaya Air, Tim SAR Gabungan Kumpulkan 40 Kantong Jenazah dalam 3 Hari

Menurut Destri, pihak keluarga sudah mengikhlaskan kepergian Oke yang semasa hidup bercita-cita memiliki usaha makanan yakni sebuah coffee shop.

"Kami dari keluarga sudah ikhlas, yang kami inginkan jasadnya segera ditemukan dan bisa sampai di rumah. Dia selalu chatting setiap hari dengan saya, punya cita-cita buka coffee shop. Oke juga bilang akan mengabari saya setelah nanti pulang kerja," ujar Destri.

Semenjak menerima informasi tentang jatuhnya pesawat tersebut, kediaman Oke didatangi kerabat dan tetangga untuk mengucapkan belasungkawa.

"Jadi Sabtu, pukul 14.30 WIB kami melihat pemberitaan pesawat jatuh. Itu awalnya enggak menyangka ada kakak saya di dalam pesawat itu karena dia kerja di NAM Air, bukan Sriwijaya Air," kata Destri.

Baca Juga: Serpihan Pesawat, Pelampung dan Baju Diduga Milik Korban Sriwijaya Air Dievakuasi

Pesawat Sriwijaya Air Boeing 735-500 classic series dengan kode penerbangan SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak mengalami kecelakaan setelah sempat kehilangan kontak, dalam kejadian tersebut tercatat dalam daftar manifes tiga orang warga Lampung di antara 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 orang kru itu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini