PM Israel Singkirkan Trump dari Foto Spanduk Twitternya

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 12 Januari 2021 14:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 12 18 2343148 pm-israel-singkirkan-trump-dari-foto-spanduk-twitternya-5VRj6L8aBB.jpg Foto Netanyahu divaksinasi kini dipajang pada halaman Twitter perdana menteri Israel itu. (Foto: Reuters)

YERUSALEM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghapus Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari foto spanduk di kaun Twitternya pada Selasa (12/1/2021). Langkah itu dipandang sebagai upaya Netanyahu memisahkan diri dari Trump, yang kemungkinan menghadapi pemakzulan (impeachment) terkait kerusuhan di Gedung Capitol pekan lalu.

Foto Netanyahu yang duduk di sebelah Trump pada pertemuan Gedung Putih telah lama menjadi kebanggaan di akun resmi @netanyahu, sebagai kesaksian tentang hubungan dekat pemimpin konservatif Israel itu dengan sang presiden dari Partai Republik dan popularitasnya di Israel.

BACA JUGA: Desak Trump Segera Dipecat, Ketua DPR AS: Ini Adalah Kedaruratan Terbesar

Pada Selasa pagi, foto lain, yang menunjukkan Netanyahu disuntik dengan vaksin virus corona, berada di atas halaman Twitter tersebut, bersama dengan slogan untuk kampanye vaksinasi Covid-19 Israel: "Warga Israel, kami hidup kembali".

Netanyahu telah menyimpan foto pertemuannya dengan Trump, lama bersamanya karena kebijakan yang keras terhadap Iran dan Palestina, di situs tersebut bahkan setelah kekalahan Trump dari Joe Biden di pemilihan presiden AS November lalu.

Foto itu sebentar diganti dengan gambar bertema liburan Hanukkah bulan lalu, meningkatkan spekulasi media bahwa Netanyahu telah memutuskan untuk menjauhkan diri dari Trump.

Namun ketika festival Yahudi yang berlangsung selama delapan hari itu berakhir, Trump muncul kembali, meski tidak lagi berdua dengan Netanyahu, dalam sebuah foto.

Sebaliknya, Netanyahu mem-posting gambar spanduk dirinya dengan presiden dan menteri luar negeri Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain menandatangani perjanjian di Gedung Putih pada bulan September tentang meresmikan hubungan dengan Israel.

Tidak ada penjelasan yang diberikan di situs Netanyahu tentang hilangnya Trump dari bagian atas laman Twitternya. Ini terjadi sehari sebelum DPR AS diperkirakan mulai mempertimbangkan pemakzulan keduanya Trump setelah penyerbuan Capitol pekan lalu.

BACA JUGA: Kondisi Tengah Tak Stabil, Trump Diminta Jauh-Jauh dari Kode Nuklir

Akun Trump sendiri secara permanen ditangguhkan oleh Twitter pada Jumat (8/1/2021) karena apa yang digambarkan raksasa media sosial itu sebagai risiko hasutan lebih lanjut untuk melakukan kekerasan.

Dalam sambutan yang disiarkan televisi pada Kamis (7/1/2021), Netanyahu menyebut peristiwa di Capitol sebagai "amukan" dan mengatakan dia yakin demokrasi Amerika akan menang.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini