Rumah Sakit di Brasil Kehabisan Oksigen, Banyak Pasien Covid-19 Sekarat

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 15 Januari 2021 17:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 18 2345135 rumah-sakit-di-brasil-kehabisan-oksigen-banyak-pasien-covid-19-sekarat-TmSDEilvh1.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

RIO DE JANEIRO - Rumah sakit di Kota Manaus, Brasil, telah kewalahan merawat pasien Covid-19 dan mencapai titik puncaknya, di tengah laporan kekurangan oksigen dan staf yang putus asa. Manaus, yang terletak di Negara Bagian Amazonas, telah menyaksikan lonjakan dalam jumlah kematian dan infeksi Covid-19.

Para profesional kesehatan, yang dikutip oleh media lokal, memperingatkan "banyak orang" bisa meninggal karena kekurangan pasokan oksigen, suplai, dan bantuan medis.

BACA JUGA: Lebih dari 90 Ribu Warga AS Diperkirakan Meninggal Akibat Covid-19 dalam Tiga Pekan ke Depan

Varian virus korona baru baru-baru ini muncul di Brasil, dengan beberapa kasus pada pelancong yang tiba di Jepang ditelusuri kembali ke wilayah Amazonas. Negara bagian itu menderita kerugian besar pada gelombang pertama pandemi, tetapi juga terkena serangan infeksi baru.

Pekan lalu, kontainer berpendingin dibawa ke rumah sakit untuk membantu menyimpan jenazah karena pihak berwenang menyatakan keadaan darurat.

Jessem Orellana, dari lembaga investigasi ilmiah Fiocruz-Amazonia, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa beberapa rumah sakit di Manaus telah "kehabisan oksigen" dengan beberapa pusat menjadi "semacam ruang mati lemas" untuk pasien.

Peneliti mengatakan kepada media Brasil bahwa dia telah menerima laporan dari garis depan tentang adegan "dramatis" yang terjadi di beberapa rumah sakit. Laporan di surat kabar harian Folha de Sao Paulo menggambarkan staf yang putus asa harus mencoba menjaga pasien tetap hidup melalui ventilasi manual.

BACA JUGA: China Catat Lonjakan Tertinggi Kasus Baru Covid-19 dalam Satu Hari

Dalam video yang dibagikan secara luas dari wilayah tersebut, seorang pekerja medis wanita meminta bantuan internet: "Kami dalam keadaan yang buruk. Oksigen telah habis di seluruh unit hari ini."

"Tidak ada oksigen dan banyak orang sekarat," katanya dalam klip itu sebagaimana dilansir BBC. "Jika ada yang punya oksigen, tolong bawa ke klinik. Banyak sekali orang yang sekarat."

Gubernur Amazonas Wilson Lima mengatakan negara bagian itu "pada saat paling kritis dari pandemi" dan telah mengumumkan jam malam akan dimulai pada Jumat (15/1/2021) pukul 19.00 waktu setempat untuk mencoba menghentikan penyebaran virus.

Marcellus Campelo, seorang sekretaris kesehatan setempat, mengatakan negara membutuhkan tiga kali jumlah oksigen yang dapat diproduksi secara lokal dan meminta bantuan.

Wakil presiden Brasil membagikan gambar di Twitter tentang angkatan udara yang mengangkut persediaan rumah sakit, termasuk tabung oksigen dan tandu, ke kota itu ketika laporan tentang situasi menyebar ke seluruh negeri.

Pejabat kesehatan juga mengatakan beberapa pasien akan diterbangkan ke negara bagian lain untuk perawatan karena permintaan unit perawatan intensif, Reuters melaporkan.

Brasil telah mencatat lebih dari 205.000 kematian akibat virus corona, tertinggi kedua di dunia, setelah Amerika Serikat (AS). Sementara kasus Covid-19 di negara itu telah menembus lebih dari 8 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini