MAKASSAR - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) menerjunkan 123 personel untuk mengawal pemulihan listrik di Sulawesi Barat (Sulbar) setelah diguncang gempa berkekuatan magnitudo 6,2 skala richer (SR), da Jumat (15/1/2021) dini hari sekitar pukul 2.28 WITA.
Gempa susulan tersebut menyebabkan aliran listrik di sebagian wilayah Sulbar terputus dan sebanyak 872 Gardu Distribusi di Kabupaten Majene dan Mamuju padam.
"Kami terus berupaya agar listrik dapat segera menyala. Tim saat ini sedang berupaya di lapangan untuk melakukan pemulihan, ditambah dari beberapa daerah juga akan bergabung membantu pemulihan. Mohon doanya agar semua lancar," kata General Manager UIW Sulselrabar Awaluddin Hafid di Makassar dilansir Antara, Jumat (15/1/2021).
Baca Juga: Korban Meninggal Gempa Majene Dapat Santunan Rp15 Juta dari Kemensos
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, hingga saat ini sebanyak 28 gempa mengguncang Majene, Sulawesi Barat, dalam dua hari terakhir yakni tanggal 14 dan 15 Januari 2021.