Gempa M 4,7 Pangandaran Akibat Aktivitas Zona Subduksi Lempeng Indo-Australia

Qur'anul Hidayat, Okezone · Jum'at 15 Januari 2021 23:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 15 525 2345298 gempa-m-4-7-pangandaran-akibat-aktivitas-zona-subduksi-lempeng-indo-australia-nZY7YaPNGM.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sekira pukul 21.12 WIB, Jumat (15/1/2021).Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episenter gempat terletak pada koordinat 8.48 LS dan 108.66 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 88 Km Tenggara Pangandaran dengan kedalaman 57 Km.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hendro Nugroho mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas zona subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia. 

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, dirasakan di wilayah Tasikmalaya, Pangandaran, dan Cisompet dengan Skala Intensitas III MMI (getaran dirasakan seperti ada truk lewat dekat rumah).

Foto: BMKG

Sementar itu di Bayongbong, Pamarican, Ciamis, Banjar Pataroman, Cipatujah, Cikajang, Cigedug, Garut dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda tergantung bergoyang).

Baca juga: Gempa M 4,7 Guncang Pangandaran, Terasa hingga Tasikmalaya

Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

“Hingga pukul 21:35 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan,” ujar Nugroho.

Nugroho meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. 

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (http://balai2.bmkg.go.id/ atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg,” ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini