Satgas Covid-19 Bubarkan Acara Hajatan di Masa PTKM

Suharjono, Koran SI · Senin 18 Januari 2021 03:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 18 510 2346065 satgas-covid-19-bubarkan-acara-hajatan-di-masa-ptkm-1g1VOd5rKx.jpg Petugas saat bubarkan acara hajatan di Gunungkidul (foto: Dok Humas Polres Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL - Satgas Penanganan Covid-19 Gunungkidul benar benar melakukan upaya ketat di masa Pembatasan secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM). Bahkan warga di Kapanewon Semin, yang nekat menggelar hajatan dibubarkan paksa petugas gabungan.

Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, pembubaran acara hajatan ini dilakukan pada Sabtu 16 Januari 2021. Waktu itu acara hajatan di Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semin.

Baca juga:  2 Kafe Langgar PPKM, Disegel dan Terancam Denda Rp50 Juta

Meskipun tamu sudah datang namun karena melanggar aturan PTKM maka langsung dibubarkan.

"Tenda langsung dibersihkan dan diangkut, sementara warga pulang ke rumah masing-masing," terangnya kepada wartawan, Minggu (17/1/2021).

Baca juga:  Pelaku Usaha Keluhkan Aturan Jam Malam PPKM yang Tak Merata

Dia berharap masyarakat di Gunungkidul untuk patuh pada aturan PTKM yang telah ditetapkan Pemda DIY serta Pemkab Gunungkidul.

Sementara itu, Wakil KETUA Satgas Penanganan Covid-19 Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan pihaknya memang terus melakukan pengetatan di semua kini untuk menekan virus Corona. Untuk objek wisata upaya pengetatan dilakukan di tempat pemungutan retribusi.

"Kita cek apakah wisatawan sudah membawa hasil negatif rapid tes antigen atau tidak. Kalau tidak membawa ya harus pulang alias putar balik," ulasnya.

Begitu juga berbagai kegiatan masyarakat termasuk para pedagang yang terus dilakukan penyadaran untuk aturan jam berusaha.

"Semua terlibat baik dari kepolisian, TNI serta Satuan Polisi Pamong Praja," katanya.

Sementara itu, data Covid-19 di Gunungkidul hari ini ada penambahan 23 kasus baru. Dengan demikian jumlah total warga terpapar Covid-19 sebanyak 1199 kasus. Dari jumlah tersebut 884 diantaranya dinyatakan sembuh dan 46 meninggal dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini