12 Terduga Pelaku Jemput Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Waluyo Jati Serahkan Diri

Hana Purwadi, iNews · Jum'at 22 Januari 2021 21:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 22 519 2349314 12-terduga-pelaku-jemput-paksa-jenazah-covid-19-di-rsud-waluyo-jati-serahkan-diri-Tbq1zQ1dJ8.jpg Pelaku terduga jemput paksa pasien Covid-19 di RSUD Waluyo Jati menyerahkan diri (Foto: Hana Purwadi)

PROBOLINGGO - Buntut pengambilan paksa jenazah Covid-19 disertai perusakan fasilitas RSUD Waluyo Jati Kraksaan, yang dilakukan ratusan warga Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Sabtu 16 Januari 2021 malam. 

Sejumlah 12 orang yang diduga ikut dalam aksi tersebut menyerahkan diri ke Mapolres Probolinggo. Status 12 orang itu masih sebagai saksi, karena masih belum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Probolinggo KBP Ferdy Irawan, mengatakan belasan warga Desa Kalibuntu nantinya akan dilakukan gelar perkara terkait aksi tersebut. "Belasan warga Desa Kalibuntu, ini sementara statusnya masih sebagai saksi, dan mereka akan dilakukan gelar perkara," ujar Ferdy, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga:  WHO Anjurkan Pakai Masker Secara Disiplin di Situasi seperti Ini

Selanjutnya, tegas Ferdy, apabila nanti muncul seorang tersangka dalam pemeriksaan dan gelar perkara nanti, maka akan dikenakan hukum pidana dalam Undang-Undang Kekarantinaan Kesehatan. “Mereka yang terbukti bersalah dijerat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, dengan ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara dan denda Rp100 juta," ungkapnya.

Salah satu keluarga jenazah Covid-19, Beki Muhamad, menuturkan dirinya menyesal terkait aksi yang dilakukan beberapa hari lalu. Dan mengaku menyesal, karena telah menjemput paksa jenazah keluarganya yang bernama Rodiah.

“Saya menyesal telah melakukan tindakan jemput paksa , saat itu,” pungkasnya.

"Kami sadar atas kesalahan yang telah kami perbuat. Saya bertanggung jawab dan mengikuti prosedur pihak aparat kepolisian. Mohon maaf atas kesalahan kami ini," ucapnya.

Baca Juga:  Meski Sudah Divaksin Masih Berisiko Terpapar Covid-19, Kok Bisa?

Diberitakan sebelumnya, jenazah Rodiah (43) yang positif Covid-19 diambil paksa oleh ratusan warga Desa Kalibuntu di RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Selain itu, warga juga merusak fasilitas di RSUD. Kini kasus itu ditangani Polres Probolinggo.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini