WHO Tetapkan Madinah sebagai Kota Paling Sehat di Dunia

Anton Suhartono, Okezone · Minggu 24 Januari 2021 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 24 18 2349850 who-tetapkan-madinah-sebagai-kota-paling-sehat-di-dunia-NfjUaQWBlJ.jpg Foto: SPA.

JEDDAH - Madinah di Arab Saudi ditetapkan sebagai salah satu kota paling sehat di dunia oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kota suci kedua bagi umat Islam setelah Makkah itu mendapat status tersebut setelah tim WHO melakukan penilaian, memastikan Madinah memenuhi semua standar global yang diperlukan sebagai kota sehat.

Madinah diyakini sebagai kota pertama di dunia berpopulasi lebih dari 2 juta jiwa yang diakui sebagai kota paling sehat sesuai standar WHO.

BACA JUGA: Arab Bentuk Perusahaan Senilai Rp3,78 Triliun untuk Kembangkan Situs Suci

Sebanyak 22 organisasi pemerintah, komunitas, lembaga amal, serta relawan di Madinah membantu mempersiapkan status Kota Sehat Madinah.

"Kota yang sehat adalah kota yang terus-menerus menciptakan dan meningkatkan lingkungan fisik dan sosial dan memperluas sumber daya masyarakat yang memungkinkan penduduk saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan semua fungsi kehidupan dan berkembang secara maksimal,” bunyi pernyataan WHO, dikutip dari Arab News, Minggu (24/1/2021).

Program Kota Sehat Madinah juga menggandeng Universitas Taibah yang mencatat semua persyaratan dan prosedur pemerintah berdasarkan aturan, bukti, serta prosedur bertaraf global, melalui platform elektronik. Ini membantu tim WHO dalam memberikan penilaian.

Program Kota Sehat Madinah juga menggandeng Universitas Taibah yang mencatat semua persyaratan dan prosedur pemerintah berdasarkan aturan, bukti, serta prosedur bertaraf global, melalui platform elektronik. Ini membantu tim WHO dalam memberikan penilaian.

BACA JUGA: Riyadh Oasis Dimulai, Wisatawan Bisa Rasakan Liburan Mewah di Tengah Gurun Pasir

Di antara inisiatifnya, Program Kota Sehat Madinah merevitalisasi masyarakat dengan mendirikan badan amal khusus serta memberikan dukungan melalui berbagai proyek berkualitas bekerja sama dengan lembaga pemerintah.

WHO juga merekomendasikan agar universitas memberikan pelatihan kepada instansi di kota lain yang berminat mengikuti program kota sehat. Sebuah komite dipimpin direktur Universitas Taibah, Abdul Aziz Assarani, mengawasi 100 anggota 22 badan pemerintah, sipil, lembaga amal, dan relawan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini