Koalisi Al-Fatah Irak Bantah Jadi Dalang Ledakan di Riyadh Arab Saudi

Tim Okezone, Okezone · Selasa 26 Januari 2021 23:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 26 18 2351345 koalisi-al-fatah-irak-bantah-jadi-dalang-ledakan-di-riyadh-arab-saudi-rBlD5bvSIF.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

IRAK - Koalisi Al Fatah menanggapi laporan yang menyebutkan orang-orang di negaranya berada di balik serangan di Riyadh, Arab Saudi.

Pemimpin koalisi, Abu Mithaq Al-Masari mengatakan kepada kantor berita Shafaq, "Setiap orang harus tahu bahwa tidak ada serangan yang diluncurkan dari Irak ke negara tetangga, Arab Saudi atau lainnya,” ujarnya, Selasa (26/1/2021). 

"Agenda mencurigakan mendukung proposisi ini. Mereka ingin menyeret partai-partai perlawanan Irak ke dalam rawa dan sudut pembunuhan. Agenda mencurigakan ini juga berada di balik pemboman kedutaan AS di Baghdad," tambahnya. 

Al-Masari menegaskan, ‘orang Irak’ tidak membom tetangga mereka, baik dari faksi maupun kelompok lain. Menurutnya, rumor yang muncul bertujuan menempatkan faksi dan pemimpinnya di bawah risiko tembakan dan pembunuhan. 

Sebelumnya diberitakan, ledakan besar di Riyadh menggegerkan publik. TV Al Arabiya milik Saudi mengutip laporan lokal tentang ledakan dan video yang beredar di media sosial yang menunjukkan sebuah rudal dicegat di Riyadh.

Baca juga: Kemlu : Tidak Ada WNI Jadi Korban Ledakan di Riyadh

Dikutip dari Reuters, penyebab ledakan itu masih dalam penyelidikan. Beberapa saksi juga melaporkan mendengar dua suara keras dan melihat kepulan kecil asap di atas ibu kota sebelum pukul 1 siang waktu setempat (10 A.M. GMT). 

Tidak ada komentar langsung dari otoritas Saudi, atau klaim tanggung jawab apa pun.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini