Bersama dengan ancaman-ancaman yang lebih konkret tersebut, para ilmuwan atom menganggap cocok untuk memasukkan "infodemik" Covid-19. Sebagaimana dijelaskan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), terlalu banyak informasi yang membuat orang sulit menemukan sumber yang dapat dipercaya dan panduan yang dapat diandalkan. saat mereka membutuhkannya.
Ironisnya, mereka mengatakan Covid-19 itu sendiri bukanlah ancaman eksistensial bagi umat manusia, mengambil pandangan yang jauh lebih berkepala dingin tentang virus, sambil menggambarkan 'terlalu banyak informasi' sebagai bencana yang berpotensi apokaliptik.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.