Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kasus Berakhir Damai, Nenek Pencopet di Banjarnegara Diberi Pekerjaan dan Bantuan

Tim Okezone , Jurnalis-Selasa, 02 Februari 2021 |20:28 WIB
Kasus Berakhir Damai, Nenek Pencopet di Banjarnegara Diberi Pekerjaan dan Bantuan
Foto: Istimewa
A
A
A

JAKARTA - Polres Banjarnegara memediasi seorang nenek yang tertangkap mencopet dengan korbannya, sehingga kasus ini berakhir damai. Tak hanya itu, polisi juga memberi pekerjaan dan bantuan kepada nenek tersebut. 

Kapolres Banjarnegara AKBP Fahmi Arifianto mengatakan, bantuan yang diberikan bukan tanpa alasan. Nenek yang sudah renta itu hidup sendiri tanpa sanak saudara. Kondisi perekonomiannya juga sulit. 

"Hal tersebut dikarenakan menimbang faktor kemanusian dimana terduga pelaku hidup sendiri tanpa sanak saudara dan dalam kondisi perekonomian yang kurang mampu,” kata Fahmi kepada awak media, Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Tak hanya itu, polisi juga memfasilitasi nenek tersebut untuk mendapat bimbingan keagamaan (pengajian) di Pondok Pesantren Alif Baa, Banjarnegara di bawah pimpinan Gushayatul Makki.

Baca juga: Polisi Selesaikan Kasus Nenek Nyopet di Banjarnegara secara Kekeluargaan

“Hal itu guna meningkatkan keimanan," ucapnya.

Sebelumnya Fahmi menegatakan, penyelesain secara kekeluargaan ini demi mewujudkan restorative justice, terkait dengan kasus-kasus seperti ini. 

Baca juga: Pencopet Spesialis JPO Stasiun Bogor Dibekuk Polisi

"Bahwa kejadian pencopetan di Pasar Mandiraja sudah diselesaikan dengan metode mediasi secara kekeluargaan, guna menerapkan konsep restorative justice system untuk mewujudkan asas kepastian, keadilan, dan kemanfaatan hukum bagi kedua belah pihak," ucapnya.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement