Dia memahami hal itu ketika suatu hari Gus Dur mengajaknya naik kereta api pergi ke Gombong, Kebumen, Jateng. Perjalanan dari stasiun Kota Jakarta ke Gombong sekitar 7,5 jam. Di gombong hanya 30 menit lalu balik lagi.
Baca Juga : Saat Gus Dur dan Zastrouw Bertemu Ulama yang Telah Wafat di Lereng Gunung Dieng
“Di situlah saya tanya apa maksudnya ziarah makam? Gus Dur menjelaskan, dia bisa komunikasi dengan yang diziarahi. Yang kedua itu tadi, politik praktis, kedatangan Gus Dur ziarah membuat warga menghormatinya," ucapnya.
Baca Juga : Pesan Gus Dur kepada Zastrouw saat Ziarah ke Makamnya
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.