Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

PPKM Buat Kasus Covid-19 di Indonesia Melandai, Ini Data dan Faktanya

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 05 Februari 2021 |07:33 WIB
PPKM Buat Kasus Covid-19 di Indonesia Melandai, Ini Data dan Faktanya
Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)
A
A
A

Untuk itu diharapkan PPKM yang masih berjalan hingga 2 Minggu kedepan dapat dilaksanakan dengan lebih efektif dan disiplin sehingga dapat menekan penularan-penularan. Cara terbaik memastikannya, dengan pembatasan mobilitas dan penegakan kedisiplinan protokol kesehatan yang tegas.

Selanjutnya, melihat perkembangan kasus positif mingguan, penambahannya terus meningkat, tidak terkecuali selama PPKM. Tetapi, secara mingguan kenaikannya lebih rendah dibandingkan sebelum PPKM, yakni sebelum PPKM sebesar 27,5% dan setelah PPKM kenaikannya menjadi 9,5%. "Namun, seharusnya pembatasan kegiatan baru bisa dikatakan berhasil apabila mampu menurunkan angka kasus positif mingguan," tegasnya.

Wiku lanjut menyandingkan dengan data kepatuhan memakai masker, kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan selama PPKM. Pada kepatuhan memakai masker, jumlah kabupaten/kota menurun pada masa awal PPKM. Yaitu dari 263 kabupaten/kota menjadi 250 kabupaten/kota atau sebesar 5,2%. Namun, pada minggu kedua PPKM angka ini bertahan sehingga tidak ada penurunan lebih lanjut.

Hasil berbeda pada kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Sebelum PPKM Januari, jumlah kabupaten/kota meningkat dari 250 menjadi 258 kabupaten/kota atau naik 3,2%. Meski demikian sempat mengalami penurunan pada minggu pertama PPKM, namun kembali meningkat bahkan lebih besar mencapai 15 kabupaten/kota atau sebesar 6,2%. Untuk bisa berhasil, peningkatan ini harus tinggi dan konsisten.

"Terlihat dalam 2 minggu ini (PPKM), memang ada perubahan namun belum dapat dikatakan berhasil. Namun kami optimis PPKM akan berdampak signifikan lagi pada perkembangan kasus positif serta kepatuhan protokol kesehatan apabila terus dilakukan secara disiplin oleh seluruh lapisan masyarakat," pungkas Wiku.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement