Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jateng di Rumah Saja Berakhir, Ganjar: Tidak Semuanya Senang, Ada yang Marah

INews.id , Jurnalis-Senin, 08 Februari 2021 |07:47 WIB
Jateng di Rumah Saja Berakhir, Ganjar: Tidak Semuanya Senang, Ada yang Marah
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (Okezone)
A
A
A

SEMARANG – Gerakan Jateng di Rumah Saja selama dua hari, 6-7 Februari berakhir. Gerakan yang diinisiasi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ini sempat mengundang pro kontra dari kepala daerah maupun berbagai kalangan.

Namun demikian, pelaksanaan Jateng di Rumah Saja di beberapa daerah berjalan baik. Untuk itu, Gubernur Ganjar Pranowo menyampaikan ucapan terimakasih pada seluruh warganya yang telah berpartisipasi dalam gerakan Jateng di Rumah Saja.

“Saya ingin menyampaikan terimakasih tak terhingga pada seluruh masyarakat yang sudah berpartisipasi setidaknya dalam dua hari ini,” kata Ganjar di rumah dinasnya, Minggu (7/2/2021) malam.

Ganjar meyakini gerakan ini mengajarkan banyak hal. Sebagai sebuah gerakan yang tanpa ancaman sanksi, masyarakat rupanya mengerti bahwa empati dan disiplin protokol kesehatan di tengah pandemi sangatlah penting.

“Kami tahu persis tidak semuanya senang, kami tahu persis ada yang marah, tapi percayalah karena kita lagi belajar bagaimana berempati dan berdisiplin. Insyaallah ini manfaatnya banyak,” katanya.

Menurutnya, belum bisa langsung terlihat dampak baik dari gerakan yang dilakukan dua hari pada 6-7 Februari ini. Namun dari pelaksanaan, Ganjar melihat di beberapa daerah berjalan dengan baik.

Baca Juga: Ketika Penggali Kubur Dukung "Jateng di Rumah Saja" demi Cegah Covid-19

“Kalau melihat dari pelaksanaannya bagaimana, rasa-rasanya banyak video yang dikirim kepada kami, pengawasan dari kawan-kawan di kabupaten, dari masyarakat, partisipasi dari desa, mereka pada ngirimin semua. Rasa-rasanya mereka pada bersemangat dan membantu,” tutur Ganjar.

Pihaknya akan memantau dalam seminggu kedepan, untuk bisa mengetahui dampak dari pelaksanaan Gerakan Jateng di Rumah Saja terhadap penurunan angka Covid-19.

“Ini kita mengukur pling nggak seminggu sampai dengan dua minggu. Kami akan hitung mulai kira-kira seminggu dan seterusnya. Kalau penurunan yang signifikan dari penyakitnya belum akan kelihatan karena baru dua hari,” katanya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement