Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Sisa 2.222 Dosis Vaksin Covid-19 Kota Bogor Diberikan Ke Nakes Lansia

Putra Ramadhani Astyawan , Jurnalis-Kamis, 11 Februari 2021 |14:20 WIB
Sisa 2.222 Dosis Vaksin Covid-19 Kota Bogor Diberikan Ke Nakes Lansia
Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

BOGOR - Sebanyak 2.222 vaksin Covid-19 untuk Kota Bogor belum terpakai. Sisa vaksin tersebut akan diberikan bagi tenaga kesehatan yang sudah senior atau lansia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, tercatat ada 10.772 tenaga kesehatan di Kota Bogor dengan alokasi 9.150 vaksin. Dari jumlah tersebut, sudah 9.443 nakes yang mendaftar, tetapi yang lolos hanya 7.107 orang.

"Jadi ada 2.222 tenaga kesehatan yang tidak lolos," kata Retno, kepada wartawan, Kamis (11/2/2021).

Tenaga kesehatan yang tidak lolos dikarenakan tidak memenuhi screening kesehatan. Di antaranya mempunya komorbid, penyintas (pernah positif Covid-19) serta ibu hamil dan menyusui. Sisa 2.222 vaksin itu akan diberikan kepada naskes lansia atau senior. 

"Dua hari lalu kami dapat surat dari Kemenkes bahwa vaksin Sinovac mendapat EUA bisa diberikan kepada lansia. Sehingga sisa alokasi vaksin itu dioptimalkan menyisir nakes yang belum divaksin," jelasnya.

Baca juga: Ombudsman Bakal Panggil Dinkes DKI Terkait Vaksin Helena Lim

Untuk vaksinasi lansia ini, tambah Retno, memiliki interval yang berbeda dengan tenaga kesehatan biasa yakni 28 hari dengan proses vaksinasi tahap kedua.

"Lansia intervalnya 28 hari. Kalau (tenaga kesehatan) yang biasa kemarin kan 14 hari," tambah Retno.

Baca juga: Jokowi: Vaksin Covid-19 Bukan Barang Mudah, Ini Rebutan!

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan, ada dua tahap pendaftaran bagi tenaga kesehatan yang akan divaksin. Dengan begitu, diharapkan proses vaksinasi segera selesai.

"Kita lakukan dua model pendaftaran yang pertama tetap melalui jalur online kemudian jalur manual. Kita difasilitasi BPJS nanti bisa dikonfirmasi ke BPJS Kesehatan. Tentu untuk mengurangi hambatan birokrasi menurunkan resiko resiko admintrasi yang salah jadi kita lakukan dua pendekatan. Jadi Insya Allah kita selesaikan dalam waktu satu Minggu ini setelah itu baru ke proses berikutnya," ucap Dedie.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement