JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan, beberapa program manajemen pengendalian air. Hal itu dalam rangka mengantisipasi bencana banjir pada puncak musim hujan Februari 2021.
Salah satu program yang tengah dikerjakan, yakni pengerukan waduk atau sungai untuk mengurangi endapan lumpur atau sedimentasi.
"Kami melakukan pengerukan secara estafet karena waduknya luas, karena sungai lebar sehingga perlu dengan cara menggunakan ekskavator yang amphibi untuk sampai ke pinggir sungai atau kali itu secara estafet, dua bahkan tiga ekskavator yang digunakan," kata Ariza kepada wartawan, Sabtu (13/2/2021).
Baca juga: Banjir Jakarta, Nasib Pengungsi di Bawah Bayang-Bayang Covid-19
Politisi Gerindra itu menambahkan, program pengerukan dilakukan secara estafet dengan dua shift. Harapannya, waduk atau sungai dapat segera berkurang endapan lumpurnya.