Share

Seram, Boneka Ini Dipaku dan Diikat di Pohon di Desa yang Ditinggalkan

Susi Susanti, Koran SI · Rabu 17 Februari 2021 10:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 17 18 2363459 boneka-seram-tanpa-mata-dipaku-dan-diikat-di-pohon-ditemukan-di-desa-yang-ditinggalkan-YSIIyAyT43.jpg Boneka seram diikat dan dipaku di pohon (Foto: Birmingham Live WS)

INGGRIS - Koleksi boneka yang mengerikan terlihat menggantung di pohon di desa yang telah ditinggalkan penghuninya.

Boneka-boneka yang terlihat menyeramkan, dengan beberapa boneka tanpa mata ini ditemukan dipaku dan diikat ke pohon.

Pekerja rumah sakit, 64, menemukan boneka-boneka ini saat sedang berjalan-jalan di hutan dekat Hednesford, Cannock Chase, Staffordshire.

Dia bersikeras boneka-boneka itu diikat dalam 'semacam urutan', setelah menemukannya di bekas situs rumah sakit militer Perang Dunia Pertama - yang kemudian menjadi desa pertambangan sebelum ditinggalkan pada 1950-an.

“Ketika saya sedang berjalan-jalan, saya melihat sedikit lebih jauh dan ketika saya menggali semak belukar, saya melihat boneka-boneka ini,” terang pekerja rumah sakit di Rumah Sakit Walsall Manor, yang tidak menyebutkan namanya.

(Baca juga: Bicara Via Telepon, Menlu AS dan Indonesia Bahas Indo-Pasifik, Kemitraan Strategis)

“Mereka dalam urutan tertentu. Gaun mereka semua compang-camping dan mereka semua diikat dan dipaku di pohon,” ungkapnya.

“Dan ketika saya keluar dari hutan, saya melihat tanda yang mengatakan bahwa ini adalah ruang operasi untuk Rumah Sakit Pensiun yang lama. Agak aneh mengingat apa yang saya lakukan untuk pekerjaan saya,” ujarnya..

“Saya memiliki seorang teman yang merupakan seorang perantara spiritual dan dia ingin pergi dan melihat ke sana untuk melihat apakah dia dapat merasakan sesuatu,” lanjutnya.

Dia mengaku menemukan tempat ini bulan lalu, kemudia n dia kembali lagi untuk memeriksa boneka itu.

(Baca juga: Ardern Marah dan Kecam Australia Batalkan Kewarganegaraan Ganda "Pengantin" Perempuan ISIS)

“Itu tidak menakutkan dan saya berdiri di antara boneka-boneka itu. Saya sedang berdoa,” ujarnya.

“Saya berbicara dengan boneka-boneka itu dan berharap anak-anak yang dulu tinggal di desa pertambangan itu beristirahat selamanya,” tambahnya.

Diketahui, Cannock Chase adalah Rumah Sakit Militer Brindley Heath selama Perang Dunia Pertama, yang mampu merawat sekitar 1.000 tentara sekaligus.

Setelah perang, rumah sakit itu digunakan untuk mengobati para veteran yang menderita PTSD, atau sengatan peluru seperti yang dikenal pada saat itu, serta orang-orang yang terluka dalam serangan gas beracun di parit.

Pada 1924, rumah sakit tersebut ditutup dan lahan itu digunakan untuk menampung keluarga dari 75 penambang yang bekerja untuk The West Cannock Colliery.

Pada 1953 penduduk Desa Brindley, juga disebut sebagai 'Lembah Bahagia', dipindahkan ke perkebunan dewan yang dibangun khusus di dekatnya. Sekolah desa tetap buka sampai 1959.

Tak lama kemudian, Cannock Chase dirancang sebagai Area dengan Keindahan Alami yang Luar Biasa.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini