Libatkan Napi, Penyelundupan 23 Kg Sabu dari Malaysia Digagalkan

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Kamis 18 Februari 2021 23:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 18 340 2364552 libatkan-napi-penyelundupan-23-kg-sabu-dari-malaysia-digagalkan-QqbhKl9xBJ.jpg Polres Dumai menggagalkan penyelundupan sabu dari Malaysia (Foto: Banda Haruddin Tanjung)

PEKANBARU - Aparat Polres Dumai, Riau menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu dan ekstasi dari Malaysia. Penyelundupan barang haram tersebut melibatkan seorang narapidana di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Dalam kasus ini, polisi menyita sebanyak 23 Kg sabu dan 19.937 butir pil ekstasi. Barang bukti narkoba dimasukkan dalam kemasan teh China. Dua orang diamankan dalam kasus ini.

"Dua orang yang diamankan adalah ARH (29) dan SN (48). Pengakuan keduanya, mereka disuruh oleh seorang napi Rutan Kota Pinang, Sumatera Utara berinisial M," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto Kamis (18/2/2021).

Baca Juga:  Terbelenggu Kasus Narkoba, Harta Kompol Yuni Capai Ratusan Juta

Dia mengungkapkan, penangkapan berawal saat petugas mendapat informasi kalau keduanya membawa narkoba sedang melintas di Jalan Arifin Ahmad, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Dumai beberapa waktu lalu.

Kedua menggunakan mobil Rush dan motor Vixion beriringan dengan kecepatan tinggi. Polisi yang mendapat informasi langsung melakukan pengejaran terhadap dua pengendara tersebut. Laju kendaraan mereka pun berhasil dihentikan petugas.

Baca Juga:  Mantan Istri Personel Band The Titans Ditangkap saat Pesta Sabu

Pihak kepolisian melakukan penggeledahan di dalam mobil dan ditemukanlah barang terlarang tersebut. Untuk napi yang diduga mengendalikan, pihak kepolisian akan melakukan kordinasi dengan pihak Rutan.

"Pengakuan keduanya mereka menjemput narkoba itu dari Kabupaten Bengkalis yang menyuruh adalah M, seorang narapidana. M ini mendapat vonis 7 tahun 6 bulan penjara. Rencananya sabu tersebut akan diserahkan kepada seseorang di Kabupaten Rohil. Pengungkapan ini setelah kita menerima laporan warga adanya dugaan penyelundupan narkoba dari Malaysia melalui pelabuhan tikus," tandasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini