Datangi Rumah Selingkuhan, Oknum Kepala Sekolah Tewas Dipukuli Warga Dikira Pencuri

Didin Jalaludin, Koran SI · Senin 22 Februari 2021 00:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 21 525 2365898 datangi-rumah-selingkuhan-oknum-kepala-sekolah-tewas-dipukuli-warga-dikira-pencuri-Rt5sT48XWM.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

PURWAKARTA - Nasib nahas menimpa seorang pria yang berprofesi sebagai kepala sekolah (Kepsek) di Kabupaten Purwakarta, bernisial AJ (52). Kepsek tersebut tewas dianiaya warga setelah dituduh sebagai pencuri saat berkunjung ke rumah selingkuhannya di Desa Sindangsari, Kecamatan Bojong, Purwakarta, Jawa Barat.

"Peristiwanya terjadi pada Sabtu 13 Februari 2021 pekan lalu. Dan kasusnya masih dalam penyelidikan. Ada delapan warga yang diduga terlibat dalam penganiyaan tersebut yang diperiksa. Dari delapan orang itu enam diantaranya diamankan dan hingga kini masih dalam proses pemeriksaan,"kata Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Fitran Romajimah, Minggu (21/2/2021).

Baca juga:  Bandit Bengis Ini Menangis saat Ditangkap Polisi

Dari informasi yang dihimpun, wanita yang menjadi selingkuhan AJ adalah staf honorer di sekolah tempatnya bertugas, berinisial LN. LN disebut-sebut merupakan isteri muda dari pegawai dinas pertanian. Menurut warga, saat kejadian suami LN sedang tidak ada, karena berada di tempat isteri tuanya di wilayah Kiarapedes.

Baca juga:  Gagalkan Penjambretan, Gadis Tebet Diganjar Penghargaan oleh Polisi

Mengetahui suami selingkuhannya tidak ada, sang oknum kepsek itu mendatangi rumah LN di Sindangsari pada Sabtu malam. AJ datang mengendarai sepeda motor dan menyimpan kendaraanya itu di semak-semak sebuah kebun yang tak jauh dari rumah LN.

Karena di kampung itu sedang ketat melakukan ronda malam, warga curiga jika pria yang datang mengedap-ngedap itu adalah maling. Apalagi, saat itu AJ mau masuk ke rumah LN lewat jendela. Saat itu lah Pak Kepala Sekolah ditangkap dan menjadi bulan-bulanan warga.

Menurut Kasatreskrim, korban yang jadi korban amuk massa sempat dilarikan ke RSUD Bayu Asih Purwakarta. Kondisi korban saat dibawa ke rumah sakit sudah tidak sadarkan diri sebelum akhirnya meninggal dunia.

"Korban meninggal di rumah sakit dengan penyebab diduga akibat luka pukulan. Korban seorang ASN dan kasusnya masih dalam proses penyidikan," tutupnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini