Viral! Terjebak Banjir Besar, Warga Nekat Gotong Jenazah Tokoh Adat

Sefnat Besie, iNews · Senin 22 Februari 2021 09:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 22 340 2366033 viral-terjebak-banjir-besar-warga-nekat-gotong-jenazah-tokoh-adat-A5t6FtppBm.jpg Foto:Ist

TIMOR TENGAH SELATAN - Banjir yang merendam wilayah Jakarta dan sekitarnya, ternyata juga terjadi di daerah. Seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT). Banjir disana bukan hanya disebabkan dengan curah hujan yang tinggi, namun luapan air dari sungai bisa terjadi banjir.

(Baca juga: Sidang Praperadilan Perdana, Ini Harapan Habib Rizieq)

Warganet pun dihebohkan dengan banjir yang menerjang Desa Liliana, Kecamatan Nunbena, Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT. Pasalnya, warga disana nekat merobos banjir sambil membawa jenazah di tengah Sungai Nisnoni,. Aksi mereka pun viral di media sosial.

Dalam tangkapan layar, terlihat belasan pemuda nekad memikul jenazah menerobos arus banjir yang cukup deras. Jalur ini terpaksa mereka tempuh lantaran tidak ada jembatan penghubung di wilayah tersebut.

(Baca juga: 43 Tahun Berdiri, Jalan Panjang Pembangunan Masjid Istiqlal di Tengah G30S/PKI)

Wakil Bupati Timor Tengah Selatan Army Konay yang ikut mengantar jenazah tersebut membenarkan kejadian itu terjadi pada minggu siang saat warga menggotong jenazah seorang pria.

“Ada belasan anak sungai di lokasi tersebut, jadi kemarin kita terjebak banjir, memang di lokasi itu walaupun tidak ada hujan tetapi banjir bisa saja datang mendadak kalau ada hujan dibagian hulu seperti mutis dan Fatumnasi,” ujar Army Konay, Senin (22/2/2021).

Jenazah tersebut merupakan tokoh adat yang sebelumnya sakit di rumah sakit umum di Ibu Kota kabupaten TTS dan hendak dimakamkan di kampung halamannya di Desa Liliana.

Mobil yang membawa jenazah dari Ibu Kota Kabupaten TTS tak bisa melanjutkan perjalanan karena arus banjir yang deras sehingga warga terpaksa menggotong jenazah menerobos banjir. Warga juga terpaksa melintasi anak sungai lainnya dengan jarak tempuh 7 kilometer agar bisa tiba di tempat permakanan keluarga di kampung ini.

Sekedar diketahui, di lokasi ini meskipun tidak hujan, ancaman banjir bisa terjadi setiap saat karena merupakan hilir dari Sungai Nisnoni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini