Cemburu Buta, Istri Tembak Mati Wanita Muda yang Duduk di Sebelah Suaminya di Bar

Susi Susanti, Koran SI · Selasa 23 Februari 2021 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 23 18 2366688 cemburu-buta-istri-tembak-wanita-muda-yang-duduk-di-sebelah-suaminya-di-bar-CTIweVUqMm.jpg Seorang istri masuk ke bar dan menembak mati wanita muda yang duduk di samping suaminya (Foto: Newsflash)

BRASIL - Seorang istri yang cemburu masuk ke bar dan menembak mati seorang wanita yang lebih muda yang duduk di samping suaminya.

Rekaman video menunjukkan Dayane Rafaella de Silva Rodrigues, 31, asal Brasil, turun dari sepeda motor dengan orang lain dan terlihat berjalan ke bar membawa tas tangan berwarna krem pada Kamis (18/2).

Dia lalu masuk ke dalam gedung di Tiangua, Brasil. Dia pun langsung melepaskan tembakan ke meja tempat suami dan lima temannya duduk - termasuk Djaiane Batista Barro yang berusia 26 tahun.

Satu peluru mengenai Djaiane di kepala dan langsung tewas seketika. Tembakan itu juga mengenai seorang pria berusia 24 tahun, yang langsung dilarikan ke rumah sakit. Sang pria dikabarkan sedang menjalani masa pemulihan dari luka di lengannya setelah menjalani operasi.

Setelah penembakan, rekaman keamanan menunjukkan Rodrigues dan suami bertengkar di luar bar. Sang suami mencoba melepaskan pistol perak dari genggamannya.

(Baca juga: Biden Pimpin Momen Mengheningkan Cipta Peringati 500.000 Warga AS Tewas Akibat Covid-19)

Tidak jelas apa yang terjadi dengan pistol itu, tetapi Rodrigues terlihat berjalan menjauh dari tempat kejadian dengan tas tangannya.

Tak lama kemudian, Rodrigues ditangkap polisi. Petugas mengatakan, tersangka melakukan penembakan karena dia 'marah' dengan suaminya, yang berada di sebuah tempat yang dilaporkan sering dikunjungi oleh para wanita.

Polisi menambahkan keduanya sebelumnya berdebat tentang suaminya yang suka pergi ke bar semacam itu.

(Baca juga: Istri Gembong Narkoba Paling Kuat di Meksiko Ditangkap)

Setelah penangkapannya, Rodrigues mengatakan kepada petugas jika dia melepaskan tembakan secara acak untuk 'membubarkan' meja suaminya dna dia tidak mengenal korban Djaiane.

Menurut penyelidik, senjata itu dibeli di ibu kota Negara Bagian Ceara, Fortaleza, sekitar lima jam perjalanan dengan mobil. Namun, mereka mengklaim kejahatan itu tidak direncanakan dan menduga itu dilakukan atas dorongan hati.

Tersangka tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya dan merasa tertekan dengan tindakannya.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini