Kepergok Bawa Sabu saat Kecelakaan, Penjahat Kambuhan Ditangkap

Solichan Arif, Koran SI · Jum'at 26 Februari 2021 14:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 26 519 2368747 kepergok-bawa-sabu-saat-kecelakaan-penjahat-kambuhan-ditangkap-M8Xf8xjWTq.jpg Foto: Illustrasi Okezone.com

TULUNGAGUNG - Gerak gerik Mambaul Huda warga Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung yang tersungkur dalam sebuah insiden kecelakaan kendaraan bermotor, langsung mengundang perhatian warga.

Mambaul langsung berdiri. Bergegas menuju paving trotoar, dan terlihat berusaha menyembunyikan sesuatu. Ternyata sesuatu yang sedang ia sembunyikan tersebut adalah paket narkoba jenis sabu sabu dan pil koplo.

"Yang bersangkutan langsung diamankan," ujar Kapolsek Kedungwaru AKP Siswanto kepada wartawan, Jumat (26/1/2021).

Baca juga: 3 Mobil Mewah Ringsek Kecelakaan di Tol Semanggi

Insiden kecelakaan sesama sepeda motor tersebut berlangsung di jalan raya Dr Wahidin Kecamatan Kedungwaru.

Mambaul menyeruduk pengendara motor lain yang hendak menyeberang. Kedua pengendara sama sama terbanting ke atas aspal, dan hanya mengalami lecet lecet. Yang menarik perhatian warga, begitu beranjak dari jatuh, Mambaul terlihat panik.

Baca juga:  Hindari Motor yang Menyalip, Taksi Tabrak Separator Jalan di Cipayung

Dengan tergopoh gopoh berusaha menyelipkan sesuatu ke sela sela paving trotoar yang renggang.

"Setelah dicek petugas, sesuatu itu isinya dua paket sabu dan lima butir pil lexotan," terang Siswanto.

Sebelum digelandang ke mapolres, petugas lebih dulu membawa Mambaul ke rumah sakit.

Air kencingnya diperiksa. Hasilnya positif memakai narkoba. Dalam pemeriksaan, Mambaul juga diketahui baru tiga bulan bebas dari penjara. Sebelumnya ia menjalani vonis lima tahun penjara dengan perkara narkoba. Selama bebas Mambaul juga mengaku sudah enam kali bertransaksi narkoba.

Menurut Siswanto, diduga kuat yang bersangkutan merupakan pengedar. Saat ini petugas masih melakukan pengembangan, termasuk melacak dari mana paket narkoba tersebut berasal.

"Saat ini petugas masih melakukan pendalaman kasus," pungkas Siswanto.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini