Hari Ini, Korban Tewas Demonstrasi Myanmar Bertambah Jadi 7 Orang

INews.id, · Minggu 28 Februari 2021 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 02 28 18 2369813 hari-ini-korban-tewas-demonstrasi-myanmar-bertambah-jadi-7-orang-cwES9IxCN9.jpg Korban tewas saat aksi unjuk rasa menolak kudeta militer di Myanmar.(Foto:Reuters)

YANGON – Untuk meredam aksi unjuk rasa warga yang menolak kudeta militer, polisi Myanmar bertindak makin brutal. Hari ini, Minggu (28/2/2021) hingga pukul 17.05 WIB total korban tewas dalam demonstrasi sebanyak tujuh orang.

Aparat keamanan menembaki pendemo, menjadikan hari ini sebagai hari paling berdarah sejak kudeta 1 Februari lalu. Selain menimbulkan korban tewas, tindakan keras aparat juga menyebabkan sejumlah orang terluka.

Baca Juga: Duta Besar Myanmar Minta PBB Gunakan Segala Cara Atasi Kudeta Militer

Di antara korban tewas, terdapat satu guru perempuan yang meninggal dunia setelah polisi melemparkan granat setrum untuk membubarkan aksi protes yang digelar para guru di kota terbesar Myanmar, Yangon. Kendati demikian, penyebab kematian guru itu masih belum diketahui, kata putri dan seorang rekan korban.

Baca Juga: Inggris Jatuhkan Sanksi pada Panglima Tertinggi Junta Militer Myanmar

Myanmar berada dalam kekacauan sejak tentara merebut kekuasaan dan menahan pemimpin pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi dan sejumlah elite politik lainnya pada 1 Februari lalu. Kelompok militer menuduh telah terjadi kecurangan dalam pemilihan November yang dimenangkan partai Suu Kyi, NLD, secara telak. Ada kemungkinan besar jumlah korban terus bertambah.

Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing mengklaim, pihak berwenang telah menggunakan kekuatan minimal untuk menangani protes. Akan tetapi, fakta berkata lain. Sejak kudeta sampai hari ini, setidaknya delapan pengunjuk rasa telah tewas di tangan aparat.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini